• Jelajahi

    Copyright © Suara Pembaharuan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Gunung Sinabung Sudah 30 Kali Erupsi

    2/18/21, 12:25 WIB Last Updated 2021-02-18T05:46:23Z
    Monetize your website traffic with yX Media
    Monetize your website traffic with yX Media

    KARO - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas Gunung Sinabung mengalami peningkatan dari awal Januari sampai Februari 2021. Tercatat, sebanyak 30 kali terjadi erupsi Gunung Sinabung.

     

    istimewa

    Kepala Pos Pemantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra memprediksikan, aktivitas Sinabung mengalami peningkatan pada tahun 2021 ini dibandingkan dengan tahun 2020 kemarin. Erupsi Sinabung pada tahun lalu sebanyak 50 kali.


    "Terhitung sejak awal Januari hingga pertengahan Februari 2021, erupsi Sinabung ini sebanyak 30 kali. Apalagi belakangan ini, hampir setiap hari Gunung Sinabung mengalami erupsi," ujar Armen Putra, Kamis (18/2/2021).


    Disebutkan, Gunung Sinabung kembali memuntahkan abu vulkanik, pada Rabu (17/2/2021) petang sekitar pukul 18.41 WIB. Awan panas meluncur ke arah Sektor Timur dan Tenggara sejauj 1,7 kilometer (km). Kolom abu setinggi 1.000 meter.


    "Guguran awan panas ini tercatat dengan amplitudo 45 mm dengan durasi gempa selama 236 detik. Saat ini, cuaca di seputaran Gunung Sinabung terpantau cerah dan angin bertiup lemah ke arah utara dan barat," kata Armen Putra.


    Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Karo meminta masyarakat rutin membersihkan abu vulkanik yang menumpuk di atap rumah warga.


    Kepala BPBD Kabupaten Tanah Karo, Natanail Paranginangin mengatakan, pembersihan secara rutin diperlukan karena Gunung Sinabung masih terus erupsi.


    "Pembersihan atap rumah oleh warga diperlukan agar rumah - rumah itu tidak roboh untuk ke depannya," ujar Natanail Paranginangin.


    Untuk mengatasi dampak penyakit akibat erupsi Gunung Sinabung ini, petugas BPBD  membagi - bagikan masker untuk dipakai masyarakat korban erupsi.


    Menurutnya, status Gunung Sinabung meski aktivitasnya meningkat masih tetap berada pada level III (Siaga). Meski statusnya belum dinaikkan ke level IV (Awas), masyarakat diminta tetap mewaspadai erupsi susulan.


    "Petugas gabungan juga meningkatkan kewaspadaan dengan patroli di kawasan zona merah yang berada di kaki Sinabung. Selain itu, pintu masuk menuju kawasan kaki Sinabung juga dijaga ketat," sebutnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini