Iklan

Politik

Agar Diizinkan Mudik, Tiga Pria Pengajak Pelaku Transportasi Demo Ditangkap Polisi

09/05/2021, Mei 09, 2021 WIB Last Updated 2021-05-09T04:52:27Z

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku yang mengajak demonstrasi pelaku usaha transportasi secara serempak, agar menimbulkan kemacetan di jalan. Ajakan itu karena adanya larangan mudik Lebaran. 


Ilustrasi

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ajakan melakukan demontrasi disebarkan ketiga pelaku melalui akun WhatsApp Group. Ketiganya berinisial ES (33), AA (34), dan BES (39).


“ES diamankan di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, AA diamankan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan BES diamankan di kawasan Cibitung, Bekasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Sabtu (8/5/2021).


Awalnya kepolisian menerima informasi pada Jumat, 7 Mei tentang tangkapan layar yang tersebar di grup WhatsApp. Isinya, berupa seruan mengadakan demo di dalam jalan tol untuk menimbulkan kemacetan sehingga diperbolehkan mudik.


“Hasil penyelidikan, ada percakapan dalam WAG bernama AJPI NUSANTARA 1, yang mana percakapan itu berisi provokasi untuk membuat gaduh,” tuturnya.


Adapun ES, kata dia, mengirim pesan yang berisi ajakan berkumpul atau demonstrasi pada pelaku usaha transportasi untuk membuat kemacetan di tol ke ke 6 WAG. ES mengaku menyalin pesan itu dari WAG, yang sebelumnya telah disebarkan oleh AA.


AA sendiri mengirim pesan berisi ajakan demo itu ke 5 WAG, yang mana dia mengaku menyalinnya juga dari WAG sebelumnya. Begitu juga BES mengaku mengirimkan pesan berisi ajakan itu ke dua WAG, yang mengaku turut menyalin dan kembali menyebarkan pesan itu dari pesan WA yang didapatkan sebelumnya.


“Ketiganya mengaku hanya meneruskan postingan yang didapatkan di WAG ke WAG lainnya dan tidak mengetahui secara detail terkait kegiatan tersebut. Mereka juga mengaku tak memiliki rencana ikut kegiatan tersebut dan tidak mengetahui siapa yang menjadi penggerak atau inisiator kegiatan,” jelasnya.


Saat ini, polisi masih mendalami lebih lanjut tentang kasus tersebut. Ketiga pelaku berinisial ES (33), AA (34), dan BES (39) dijerat pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 a Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 160 KUHP.


Adapun seruan ajakan itu sebagai berikut : 

“Ayo kita gaung kan dan persiap kan untuk Gerakan tgl 8 mei. Seluruh travel sumatera yg lintas Jakarta pulau jawa dan bali. Kita kumpul di simpang 3 jln pertemuan lintas pantai timur dan lintas tengah ( pombensin yg tutup).


Dimulai jam 8 pagi pergerakan ke Pelabuhan bakauheni pukul 13.00 wib. Untuk area Jakarta, titik kumpul di km 19 REST AREA, kita akan buat kemacetan tol, untuk rekan rekan seperjuangan yang lainnya silahkan koordinasi dengan teman teman di masing masing kota atau domisili, kita serempak demo Bersama pelaku usaha transportasi. Ayo gaungkan dan Gerakan #AYO_BEBAS_MUDIK_2021#”

Komentar

Tampilkan

Terkini