Iklan

Politik

Ganjar Minta Sekolah Gencarkan Testing Sebelum Laksanakan PTM

22/09/2021, September 22, 2021 WIB Last Updated 2021-09-22T01:35:33Z

SURAKARTA, suarapembaharuan.com –  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta sekolah-sekolah yang menyiapkan pembelajaran tatap muka (PTM), harus menyertakan testing. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya siswa terpapar Covid-19 saat mengikuti PTM di sekolah.


Ganjar Pranowo (ist)

“Sekarang kita minta untuk yang persiapan PTM itu harus disiapkan testingnya. Kalau perlu sekali-kali dirandom tes,” kata Ganjar, Selasa (21/9/2021).


Ganjar menegaskan sekolah yang memang belum siap menyelenggarakan PTM harus jujur. Bila memang belum siap, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap mendampingi sampai sekolah benar-benar siap.


“(Sekolah) yng belum siap, tidak usah mengaku siap. Kalau belum siap kami akan dampingi biar siap,” katanya.


Permintaan menambahkan testing dalam persiapan PTM dilakukan, setelah Ganjar mendapatkan laporan adanya siswa peserta PTM yang terpapar Covid-19. Terbaru, ada sekitar 90 siswa SMP Negeri 4 Mrebet, Purbalingga, terpapar Covid-19. Hal itu diketahui setelah pihak sekolah bersama Dinas Kesehatan Purbalingga melakukan rapid test antigen pada Senin (20/9/2021).


Terkait kejadian itu, Ganjar sudah menghubungi Bupati Purbalingga  untuk mengecek dan menutup sekolah.


“Untuk Purbalingga, saya sudah telepon Bupati, sudah dicek, dan saya minta untuk ditutup. Sama juga yang terjadi di Jepara, saya minta langsung tutup,” katanya.


Dalam kesempatan itu, Ganjar menyampaikan, sudah tidak ada daerah di Jawa Tengah yang masuk level 4. Sebelumnya ada Kabupaten Brebes yang masuk dalam level tersebut.


“Level 4 tidak ada, kemarin ada satu Brebes itu pun karena data lamanya dimasukkan. Maka saya berkali-kali ingatkan, masukan datanya di satu saja, Corona Jateng. Itu otomatis akan nyambung ke pusat,” tambah Ganjar.




Komentar

Tampilkan

Terkini