BPODT Bersama PT Telkom Inisiasi Mobile Akses Broadband di Danau Toba

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menginisiasi pengembangan infrastruktrur telekomunikasi dengan bekerjasama dengan PT Telkomsel untuk percepatan Mobile Akses Broadband.


Ist

Hal ini dilakukan untuk mendukung pembangunan pariwisata Danau Toba. Pembangunan ini dapat dilakukan dengan pengoperasian digitalisasi yang signifikan mendukung sektor pariwisata. 


PT Telkomsel anak perusahaan PT Telkom merupakan penyedia Mobile Internet (Internet Bergerak) terbesar di Indonesia yang telah memiliki jaringan sampai ke seluruh pelosok negeri. Telkomsel mengelola jaringan akses mobile dan internet dengan pengendalian yang terintegrasi secara digital. 


Selain itu, kelebihan Telkomsel yang mampu  mendeteksi potensi gangguan secara tepat di seluruh daerah di Indonesia dengan layanan terlengkap layak menjadikan Telkomsel adalah pilihan utama BPODT sebagai mitra dalam pengembangan pariwisata Danau Toba.  


Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan mengatakan, bahwa percepatan pembangunan akses digital khususnya Mobile Akses sangat dibutuhkan dan merupakan salah satu syarat kunci dalam mendorong percepatan kemajuan dalam dunia pariwisata di Danau Toba yang sudah ditetapkan sebagai salah satu “Destinasi Pariwisata Super Prioritas”. 


Situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, mau tidak mau membuat sektor pariwisata harus segera melakukan langkah transformasi berbasis digital. 


“Agar bisa menarik wisatawan lokal dan asing dan mampu bersaing dengan negara-negara lain dalam mempromosikan pariwisata ke seluruh dunia, maka pelaku pariwisata Danau Toba harus segera beradaptasi," ujar Jimmy dalam  keterangan tertulisnya, Sabtu (18/12/2021).


Menurutnya, perlu disediakan fasilitas transportasi, menginap, memesan tiket masuk khususnya dengan digitalisasi secara mobile. Produk dan keindahan pariwisata Danau Toba harus bisa dinikmati pengunjung dengan layanan digital secara mobile dengan menggunakan hanset.


Lanjutnya, program digitalisasi merupakan program yang sudah digaungkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan diharapkan  harus mendapat dukungan semua pihak.


“Ke depan, seperti yang diarahkan Bapak Sandiaga Uno, harapan kita  digitalisasi mampu menjadi solusi layanan pengunjung, program ini mengarah kepada kenyamanan proses konsumen saat berwisata, mulai dari peningkatan jangkauan dan kecepatan akses internet. Contohnya pantai Sigurgur yang sangat potensial, kita butuh dukungan pemerintah setempat dan masyarakat juga salah satunya untuk mewujudkan Desa Wisata terbaik di Danau Toba," jelasnya.  


"Digitalisasi kepariwisataan ini sangat berguna bagi semua pelaku usaha pariwisata serta UMKM demi tercapainya peningkatan ekonomi kawasan Danau Toba. Digitalisasi ini juga bermanfaat bagi para wisatawan untuk menunjukkan bahwa di Sumatera utara memiliki tempat pariwisata yang sudah maju dalam pelayanannya," tambahnya.  


Sementara Direktur Utama Telkomsel  Hendri Mulya Syam menyambut baik kerjasama antara BPODT dan PT Telkomsel dalam mewujudkan pariwisata berbasis digital yang setiap saat bisa diakses secara Mobile.  


“Pariwisata saat ini mau tidak mau harus meningkatkan digitalisasinya yang bisa diakses kapan saja dimana saja secara mobile dengan berbasis E-Tourism. Telkomsel akan selalu siap untuk berkolaborasi dengan BPODT untuk memberikan kenyamanan para wisatawan dalam menciptakan Kawasan Pariwisata Danau Toba dengan peningkatan jaringan akses mobile agar digitalisasi optimal di Danau Toba,” ujar Hendri.


Kategori : News

Editor     : AHS



Lebih baru Lebih lama