Yayasan Berdaya Putri Habibie Platform Pendorong Pelaku UMKM Perempuan

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Passionate homecook, Putri Habibie, pada hari ini meluncurkan Yayasan Berdaya Putri Habibie sebagai platform pendorong pemberdayaan perempuan Indonesia. 


Ist

Putri berupaya mendukung kemajuan perempuan Indonesia melalui program-program utama yayasan yang di antaranya berupaya memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia melalui penyebaran kesadaran tentang gizi dan nutrisi, pendidikan, dan keterampilan bisnis skala kecil, yang ditujukan bagi perempuan Indonesia. 


Fokus Putri pada pemberdayaan perempuan Indonesia bukan tanpa alasan, sebab merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), per tahun 2018 perempuan mengelola sebanyak 64,5% dari total usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan mencapai 37 juta UMKM. 


Indikasi lain dari peran perempuan di dunia usaha terlihat dari data Kementerian Koperasi dan UKM, yang menunjukkan bahwa dari total 123.048 koperasi aktif, sebanyak 11.458 koperasi merupakan koperasi yang digerakkan oleh wanita. 


Ist

“Melalui Yayasan Putri Habibie, saya berharap dapat menyediakan medium bagi seluruh perempuan, mulai dari ibu rumah tangga hingga pelaku UMKM, untuk berkembang dan lebih maju. Karena saya percaya bahwa semua hal baik bermula dari rumah, saya juga mengadakan penyuluhan gizi seimbang dan ingin kembali mengampanyekan penggunaan bahan pangan lokal di keseharian kita,” ungkap Putri. 


Dalam tesisnya yang terbit pada tahun 2018 untuk program S2 di sebuah universitas swasta di Jakarta, Putri menemukan bahwa keterampilan memasak dapat memberikan kontribusi kesehatan yang positif untuk masa depan seseorang. 


Tak hanya semata-mata skill dapur yang yang didapat dari keterampilan memasak, namun juga pengetahuan gizi. Oleh karena itu, Putri mencanangkan program penguatan gizi melalui keterampilan memasak sebagai salah satu program utama Yayasan Berdaya Putri Habibie, bernama ‘Pangan Lokal Bergizi’. 


Ist

“Pengetahuan memadai tentang gizi seimbang sifatnya penting untuk semua kalangan, bukan hanya bagi orang tua yang memiliki anak kecil. Para pemuda pun perlu mulai memperhatikan keseimbangan gizi dari asupan harian mereka. Dengan mempraktikkan hidup berkesadaran, yang diawali dengan pengaturan pola makan gizi seimbang, masyarakat dapat jadi lebih produktif dan sehat,” ucap Tri Mutiara Ramdani, S.Gz, M.Sc, Chief Marketing Officer (CMO) Dietela. 

 

Adapun, untuk mendorong perempuan Indonesia menjadi lebih berdaya, Putri merancang program pengembangan UMKM dengan cara-cara yang mudah diterapkan. Sebagai anggota Ikatan Wanita Pengusaha (IWAPI) DKI Jakarta, Putri mengetahui langsung tantangan yang dihadapi pengusaha perempuan dalam mengelola bisnis. 


Guna mendukung misi Yayasan Putri Habibie, Putri akan mengadakan workshop untuk mendampingi pelaku UMKM perempuan dalam memasarkan produk mereka, dengan berfokus pada produk yang kaya akan gizi dan pengaplikasian resep yang sudah digunakan untuk berjualan. 


Ist

Faransyah Agung Jaya, Founder Wiranesia Inkubator, mengatakan adanya nilai tambah unik pada produk yang kaya gizi ini akan membantu para pengusaha perempuan dalam membawa bisnis mereka untuk “naik kelas”. 


“Di lapangan, saya menemui banyak pengusaha, baik laki-laki ataupun perempuan, yang belum memiliki visi yang jelas untuk bisnis mereka. Semoga program ini dapat membantu pengusaha perempuan untuk memiliki roadmap yang terukur untuk pengembangan usaha mereka. Selain itu, peran ibu-ibu bagus sekali untuk memberikan edukasi perihal pentingnya gizi terhadap produk makanan yang mereka jual ke pasar.” ujar Faran. 


Untuk menjalankan program yayasan dalam pilar gizi dan ekonomi, Yayasan Berdaya Putri Habibie juga secara berkala memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi yang memiliki kesulitan ekonomi dan pembangunan masjid di wilayah terpencil. 


Peluncuran Yayasan Berdaya Putri Habibie ini sekaligus memperingati ulang tahun Putri yang ke-30. Pada ulang tahun ke-30 ini, Putri juga meluncurkan buku resep gratis bertajuk ‘Kumpulan Resep Ide Jualan’ yang diperuntukan bagi para pelaku UMKM yang ingin berjualan makanan. Sebelumnya, pada tahun 2020 atau saat ulang tahunnya yang ke-29, Putri telah meluncurkan buku kolaborasi #TeamRecookPutri (2020). 


Tentang Putri Habibie: 

Putri Habibie mendirikan dan mengelola kelas memasak privat LadyBake Cooking Class sejak 2014. Keberadaan Putri di media sosial sangat kuat, ditandai dengan 312.000 pengikut di Instagram dan 23.300 subscribers pada kanal YouTube. 


Melalui keterampilan masaknya, Putri membantu para ibu Indonesia dengan membagikan resep praktis secara gratis di akun Instagram miliknya. 


Kini, Putri giat menjalankan program-program penyuluhan yang berhubungan dengan gizi keluarga dan entrepreneurship melalui yayasannya, Yayasan Berdaya Putri Habibie, yang ia dirikan bersama partnernya, Robby Hankel.


Kategori : News

Editor     : AHS



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama