Pengurus Pondok Tahfidz As Sairun & Rumah Yatim Duafa Sampaikan Terima Kasih ke Ismail Marzuki

HAMPARAN PERAK, suarapembaharuan.com - Pengurus Pondok Tahfidz As Sairun & Rumah Yatim Duafa mengucapkan ribuan rasa terima kasih kepada Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Medan, Ismail Marzuki Siregar SPd MAP.


Ist

Ucapan terima kasih ini disampaikan pengurus Pondok Tahfidz As Sairun & Rumah Yatim Duafa, Al Ustad H Ahmad Sofa Siregar Lc kepada Ismail Siregar saat mengunjungi Pondok Tahfidz As Sairun, Jumat, 7 Januari 2022.


Dalam kunjungannya itu, Ismail Marzuki Siregar selaku Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Medan didampingi istri tercintanya, Suriyati SSos MAP.


"Atas kunjungan ke Pondok Pesantren As Sairun, kami langsung bertatap muka dengan para santri dan santriwati dan memberikan sumbangan dalam sembako seperti beras, susu, minyak, gula, indomie, telor dan vitamin untuk kebutuhan para santri dan santriwati," kata Ismail Siregar.


Kunjungan Ismail Marzuki Siregar selaku Kabid Paud dan PNF Dinas pendidikan Kota Medan ke Pondok Pesantren Tahfidz As Sairun dan Rumah Yatim Duafa, berkaitan dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) di Pondok Pesantren Tahfidz As Sairun dan Rumah Yatim Duafa.


Di sela-sela obrolan manis, canda dan tawa Ismail kepada para santri dan santriwati, Ismail langsung mengajak para guru pengajar dan pengasuh di Pondok As Sairun, sambil memberikan bimbingan perumusan dan tata cara pembinaan PAUD dan PNF.


Ismail Marzuki Siregar juga mengetahui tentang profil Pondok Pesantren Tahfdz As sairun dan Rumah yatim Dhuafa yang didirikan secara GRATIS untuk masyarakat yang kurang mampu.


Ismail Marzuki Siregar selaku Kepala Bidang Pembinaan Anak Usia dini dan Pendidikan Non Formal di Kota Medan tetap mensupport mulai dari para guru pengasuh dan para santri demi terwujudnya ke depan kesejahteraan generasi penerus bangsa dalam bidang pendidikan.


Ismail memberikan saran dan masukan kepada pengurus Pondok Tahfidz dan Rumah Yatim Dhuafa tentang penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang Kurikulum pendidikan, baik itu non formal.


Kemudian, pembangunan karakter, kelembagaan sarana dan prasarana, serta peserta didik dan pendidik di pondok As Sairun, dan memberikan muatan lokal pendidikan anak usia dini dan pendidikan non formal.


Ismail Marzuki Siregar menyarankan kembali kepada pendiri pondok Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Duaafa agar segera mungkin menyusun bahan penerbitan izin pendirian, penataan serta akreditasi pendidikan anak usia dini dan pendidikan formal atau pun non formal, meskipun beliau mengetahui bahwasannya pendanaan pondok ini berdiri secara dana management pribadi. (Rel)


Kategori : News

Editor     : AHS



Lebih baru Lebih lama