Bedah Buku 'Pesona Orang Ternama', Musa Rajekshah: Inspirasi Generasi Muda untuk Kepentingan Bersama

MEDAN, suarapembaharuan.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengharapkan, buku berjudul 'Pesona Orang Ternama' karya anggota Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Yanhar Jamaluddin, Shafwan Hadi Umry dan Syafrial Pasha, menjadi sumber edukasi bagi generasi penerus, khususnya yang bersuku Melayu agar lebih cinta dan kenal dengan Melayu.


Ist

"Kami berharap generasi ke depan dengan buku ini bisa mengerti dan paham bagaimana dulu orang tua kita berjuang tanpa pamrih, bukan untuk kepentingan pribadi tapi untuk kepentingan bersama. Menjadikan para generasi muda untuk tidak malu membawa atau mengenalkan suku Melayu dimana pun," ujar Ijeck, sapaan Musa Rajekshah saat membuka acara Bedah Buku Pesona Orang Ternama yang digelar oleh PW ISMI di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINSU, Jalan Williem Iskandar, Medan Estate, Senin (14/2/2022).

 

Ijeck menambahkan, buku ini mengisahkan beberapa tokoh-tokoh Melayu yang kisah hidupnya sudah melegenda dan telah dikenal tidak hanya di Sumut, tapi juga nasional. Ada cerita tentang Syekh Abdul Wahab Rokan, Syekh Hasan Ma'sum, Tengku Nurdin dan lainnya.

 

"Hari ini kami senang mendengar ada buku yang ditulis sampai jilid 1, jilid 2 dan nanti ada jilid 3 berisi cerita tokoh-tokoh Melayu yang namanya sudah melegenda hingga nasional. Saat ini memang kita mengharapkan munculah generasi muda Melayu yang nantinya bisa menjadi tokoh di Sumut dan bisa mengembangkan dan mau melestarikan Budaya Melayu," ujar Ijeck.

 

Turut hadir dalam pembukaan Ketua Umum Pengurus Besar ISMI Tengku Erry Nuradi, Ketua PW ISMI Sumut Abdul Rahim, Dekan FEBI UINSU Muhammad Yafiz, Rektor UISU yang juga penulis buku Yanhar Jamaluddin dan penulis lainnya Shafwan Hadi Umry dan Syafrial Pasha, tim bedah buku, dosen dan mahasiswa.

 

Saat ini, lanjut Ijeck, banyak orang di luar Sumut mengenal Sumut atau Medan dengan suku bataknya. "Sedikit miris kita mendengar kalau saat kita misalnya ke Jakarta dan mengenalkan diri dari Sumut atau Medan, yang ditanya marganya apa? Saya selalu ditanya itu, saya bilang gak punya marga, saya dari mulai nenek ada keturunan Melayu. Barulah mereka tahu kalau di Sumut bukan hanya orang Batak. Kenapa ini terjadi, pastinya karena regenerasi saat ini dan juga banyak kita yang tidak memunculkan adat istiadat dan budaya Melayu," kisahnya.

 

Usaha melestarikan budaya, khususnya peninggalan yang menjadi bukti keberadaan Melayu di Sumut memang tidak mudah. Untuk itu, Ijeck berharap buku ini menjadi salah satu pembangkit semangat generasi muda untuk ikut menjaga dan melestarikan budaya dan peninggalan yang masih ada, seperti di antaranya Istana Maimun. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga selalu siap untuk ikut berpartisipasi dalam memajukan budaya Melayu dan lainnya.

 

Sementara itu, Ketua PW ISMI Sumut Abdul Rahim menyampaikan bedah buku ini menjadi agenda pertama di tahun 2022 yang dilaksanakan PW ISMI dan atas anjuran Ketua Umum PB ISMI. "Acara ini atas anjuran Ketua Umum PB ISMI yang menginginkan Sumut sebagai wilayah kekuatan bagi ISMI untuk terus melakukan kegiatan meningkatkan kualitas dan intelektual Melayu di Sumut," ujarnya.

 

Ketua Umum PB ISMI Tengku Erry Nuradi menyampaikan bedah buku Pesona Orang Ternama akan sangat menarik untuk dibedah. "Tim bedah buku memberikan masukan bagi penulis khususnya. Nanti mungkin kalau belum ada orang ternama yang belum dimasukkan bisa dimasukkan misalnya seperti itu," ujarnya.

 

Selain itu, Erry Nuradi menyampaikan kepada Wagub Musa Rajekshah bahwa potensinya di ISMI cukup besar dalam  berbagai bidang karena di dalamnya ada guru besar, lulusan S2 hingga S3 yang mampu membantu pemerintah dalam berbagai bidang. "Tentu kami yakin dengan rekomendasi ISMI tidak mengecewakan," tutupnya.


Kategori : News

Editor     : AHS



Lebih baru Lebih lama