Edy Rahmayadi Panen Padi Bersama Petani di Desa Lau Kasumpat Karo

KARO, suarapembaharuan.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama anggota Forkopimda melakukan panen raya padi bersama petani Desa Lau Kasumpat, di persawahan Jalan Besar Medan-Kota Cane, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, Rabu (16/2/2022). 


Ist

Panen pada areal persawahan seluas 280 hektare tersebut menggunakan tiga jenis varietas padi unggul yakni Mekongga, Inpari 32 dan Ciherang.

 

Turut hadir bersama Gubernur di lokasi panen Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ  Panca Putra Simanjuntak, Kajati Sumut Wiswantanu, dan Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang. Mereka secara simbolis melakukan panen padi dengan menaiki combine harvester (alat pemanen padi).

 

Setelah melakukan panen, Gubernur  berkesempatan berdialog dengan para petani. Edy Rahmayadi  menyampaikan ungkapan terima kasih kepada para petani yang sudah berkontribusi terhadap pemenuhan swasembada pangan di Sumatera Utara. 

 

"Kabupaten ini punya potensi besar pada sektor pertanian, terutama tanaman pangan. Karo adalah salah satu lumbung pangan Sumut, begitu luas pesawahan di sini, saya yakin rakyat di sini makmur. Ini surga kecil, tanah yang begitu subur yang belum tentu dimiliki daerah lain," katanya.

 

Selain itu, Edy Rahmayadi juga berharap produksi padi bisa terus ditingkatkan. "Saya mendengar Kecamatan Mardinding dan Kecamatan Lau Baleng menghasilkan 8 sampai 7 ton gabah per hektare, ke depan bisa ditargetkan hingga 9 sampai 12 ton per hektarenya,” harapnya.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Tani Maju Bersama,  Julfikar Karo-Karo (50) menyampaikan permohonan kepada Gubernur untuk menambah pasokan pupuk, benih dan alat pemotong padi. Gubernur pun berjanji akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut sebagai dukungan peningkatan produksi petani.

 

Sebelumnya dalam perjalanan menuju Desa Lau Kasumpat, Gubernur beserta rombongan berkempatan meninjau lahan pertanian bawang, jagung dan cabai di Desa Lau Solu, Kecamatan Mardingding. 


Gubenur juga menyerahkan bantuan alat pertanian, di antaranya pompa eletrik dan bibit jagung hibrida NK 212 kepada Ketua Kelompok Tani Anugerah Biner Pangabean (50) dan Ketua Kelompok Tani Batu Rongkam Candra Panjaitan (36).

 

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah IV Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo Hermawati mengatakan, jenis varietas padi unggul yang ditanam memiliki kelebihan, di antaranya usianya sangat pendek, dan dapat dipanen pada usia 96 - 115 hari.

 

Disampaikan juga, Kecamatan Mardinding saat ini surplus beras, karena tidak hanya Desa Lau Kasumbat sebagai penghasil gabah, tapi ada beberapa desa lain turut andil seperti Desa Lau Solu, Desa Tanjung Panah, Desa Mardinding, Desa Lau Mulgap dan Desa Lau Pakam, sert Desa Lau Pengulu. 


"Kecamatan kita saat ini surplus, sehingga kita mengirim ke provinsi lain, seperti Kabupaten Aceh Tenggara tetangga terdekat, karena lokasi ini berada berbatasan," jelasnya.

 

Disambut Antusias

 Kedatangan Gubernur Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Kajati Sumut Ida Bagus Nyoman Wiswantanu, dan Bupati Kabupaten Karo Cory Sriwaty Sebayang disambut antusias oleh masyarakat setempat.

 

Antusias masyarakat terlihat sejak kedatangan Gubernur Edy Rahmayadi bersama rombongan dengan helikopter  sejak tiba di lokasi helipad, Lapangan Sepak Bola Desa Buluh Pancur, Kecamatan Laubaleng. Masyarakat dan para siswa sekolah juga melambaikan bendera merah putih kepada rombongan yang melintasi sekolah  SMP Negeri 2 Mardinding. Spanduk ucapan selamat datang juga tampak terpasang di pintu masuk areal persawahan Desa Lau Kasumpat.

 

Tidak hanya warga Kecamatan Mardinding, warga dari kecamatan lain, seperti Kecamatan Lau Baleng, juga datang untuk melihat langsung Gubernur Edy Rahmayadi. Seperti Sempurna Tarigan (64), yang menempuh perjalanan sekitar satu jam dengan sepeda motor dari desanya untuk melihat Gubernur turun ke sawah memanen padi.

 

"Saya ke sini bersama kawan saya (Aseng Sebayang) jauh-jauh naik kereta (sepeda motor) hampir satu jam untuk langsung melihat bapak gubernur manen padi," ungkap Sempurna Tarigan, warga Desa Martelu, Lau Baleng.

 

Turut hadir  Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Sumut Baharuddin Siregar, Camat Mardinding Hasbel Karo Sekali, Camat Lau Beleng Asmono Perangin-angin, para kelompok tani dan perangkat desa Kecamatan Mardinding dan Lau Beleng.


Kategori : News

Editor     : AHS



Lebih baru Lebih lama