Sandiaga Dorong Pelaku Ekraf Sub Sektor Kuliner Kota Pontianak

PONTIANAK, suarapembaharuan.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno merangsang dan mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) subsektor kuliner di Pontianak, untuk meningkatkan kualitas produk guna pengembangan usaha berkelanjutan.


Foto : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan workshop KaTa Kreatif Indonesia 2022 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. (Ist)

Dikatakan Kota Pontianak di Provinsi Kalimantan Barat memiliki banyak lokasi wisata yang bisa menjadi referensi. Namun, hal tersebut juga harus didukung dengan potensi lainnya seperti yang ada saat ini seperti kuliner.


Ada beberapa ragam kuliner unggulannya yang jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan seperti minuman lidah buaya (aloe vera), kue bingke berendam, burung punai, jorong-jorong, dan banyak kuliner lainnya. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai peluang pengembangan usaha oleh pelaku ekonomi kreatif.


"Apalagi selama masa pandemi, kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang tidak banyak terpengaruh. Dengan bekal kreativitas dan inovasi, pelaku ekraf dapat memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Ini yang perlu kita kembangkan, sehingga ini bisa menjadi penunjang wisata di Pontianak,” kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (11/3/2022).


Oleh karena itu, guna pengembangan subsektor kuliner dan subsektor lainnya, Kota Pontianak diharapkan untuk segera melakukan pengembangan terhadap kuliner tradisional yang terbilang cukup menarik wisatawan untuk berkunjung ke Pontianak.


Atas dasar itu, kegiatan workshop KaTa Kreatif Indonesia 2022 kali ini sebagai salah satu wujud komitmen dan konsistensi Kemenparekraf yang paham terhadap kebutuhan rakyat dalam memberikan dukungan dan fasilitasi terkait pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.


Dengan meningkatnya inovasi, kreativitas dan kewirausahaan para peserta, diharapkan dapat mendorong bangkitnya ekonomi kreatif Indonesia. Menciptakan lapangan kerja, mendorong kebangkitan ekonomi, tegas dan gerak cepat untuk menghadapi tantangan dan memperluas pengembangan ekonomi Indonesia.


Sandi mengungkapkan, ekonomi kreatif di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan dan diharapkan dapat menjadi salah satu pilar dalam menyokong pertumbuhan ekonomi.

 

Potensi ekonomi kreatif ini didukung dengan keberagaman budaya, keindahan geografis dan sumber daya manusia yang kaya akan kreativitas, disempurnakan lagi dengan digitalisasi yang saat ini sudah harus menjadi sebuah kebiasaan baru terutama bagi generasi muda sehingga dapat menunjang ekonomi kreatif melaju lebih cepat.


Dia menegaskan, pihaknya mengajak pelaku ekonomi kreatif untuk tetap semangat dalam upaya melakukan pemulihan dan stabilisasi ekonomi dengan memaksimalkan penggunaan sarana prasarana dan juga teknologi informasi, sehingga tetap dapat menciptakan perubahan positif, serta menjadikan potensi wisata dan ekonomi kreatif sebagai lokomotif penggerak perekonomian.


Adapun peserta yang dapat mengikuti kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif adalah pelaku ekonomi kreatif yang berada di Kota Pontianak dengan jumlah peserta sebanyak 35 peserta.


“Kita datangkan pelaku-pelaku ekonomi kreatif yang sukses guna berbagi pengalaman sehingga para UMKM bisa ikut maju dan sukses,” pungkas Sandi.


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama