Tinggalkan Medan Perang, Oleksandr Usyk Siap Bertarung Lawan Anthony Joshua

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Juara tinju kelas berat dunia Oleksandr Usyk akhirnya menanggalkan senjata yang digunakan berperang melawan invasi Rusia di Ukraina.


Ist

Melalui akun media sosial, Oleksandr Usyk mengumumkan akan kembali naik ring, dan memberikan kesempatan kepada Anthony Joshua untuk membalaskan dendam setelah sabuk juaranya dirampas Usyk.


"Saya memutuskan untuk mulai mempersiapkan pertandingan ulang dengan Anthony Joshua. Ini merupakan caya saya untuk membantu negara saya," ujar Oleksandr Usyk.


Usyk mengaku sudah mempertimbangkan secara matang ketika mengambil keputusam besar tesebut. Bahkan, rekan - rekannya menaruh harapan besar atas keputusan Oleksandr Usyk.


"Sejumlah besar teman saya mendukung saya, semua yang lain baik dan damai. Terima kasih Tuhan untuk semuanya," ujar Usyk. 


"Teman-teman terkasih, banyak teman dan orang dekat saya menelepon saya dan mendukung saya dalam hal ini.


"Untuk pembenci, saya berharap Anda baik-baik saja dan berharap Anda bahagia, gembira, dan damai. Semuanya akan dengan berkat Tuhan. Semuanya akan menjadi Ukraina. Semoga semuanya baik-baik saja."


Mengkonfirmasi bahwa kliennya telah meninggalkan Ukraina, manajer Usyk Yaroslav Lordkipanidze mengatakan kepada AFP: "Dia pergi ke luar negeri untuk mempersiapkan pertandingan ulang."


Dia menambahkan bahwa orangnya telah meninggalkan garis depan "beberapa hari yang lalu" - tetapi tidak mengkonfirmasi lokasinya saat ini. Usyk dan Joshua sekarang kemungkinan akan bertanding ulang pada bulan Juni, meskipun tujuan pertarungan masih belum jelas.


Promotor Eddie Hearn mengungkapkan bahwa mereka telah menerima tawaran dari Timur Tengah dan AS untuk menjadi tuan rumah pertarungan - tetapi bos Matchroom ingin itu berlangsung di Inggris. 


''Kami mendapat empat atau lima tawaran dari seluruh dunia. Ini secara efektif pertarungan split sehingga mereka ingin mengetahui tawaran yang datang untuk menggelar pertarungan. Kami ingin melakukannya di Inggris, tetapi ada banyak tawaran besar untuk menggelarnya di luar negeri,''kata Eddie Hearn.


"Kami mendapat tawaran dari Timur Tengah, bebeapa negara di Timur Tengah, Amerika, Inggris, ya. Jadi saya pikir kami harus duduk bersama Alex [Krassyuk] dan mengatakan ini adalah tawaran yang kami miliki dan yang mana yang akan kami teruskan.


Kami ingin pertarungan terjadi sebelum akhir Juni, jadi mungkin pertengahan hingga akhir Juni, paling lambat Sabtu pertama di Juli, 2 Juli.''


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama