Tiongkok Dukung Vladimir Putin Hadiri KTT G20 di Indonesia

TIONGKOK, suarapembaharuan.com - Tiongkok mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia, November 2022 mendatang.



Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin menyampaikan, kehadiran Vladimir Putin dinilai sangat penting, apalagi Rusia merupakan anggota G20, demi terciptanya kerja sama yang baik.


"Tidak ada anggota yang memiliki hak untuk memberhentikan negara lain sebagai anggota. G20 harus menerapkan multilateralisme yang nyata, memperkuat persatuan dan kerja sama," kata Wang dalam jumpa pers, dikutip dari Reuters, Sabtu (26/3/2022).


Seperti yang dilaporkan, Presiden Rusia Vladimir Putin akan menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) Group of 20 (G20), yang dilaksanakan di Bali, pada November 2022 mendatang.


Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva menyatakan, Presiden Vladimir Putin datang dengan mempertimbangkan berbagai hal, termasuk memantau perkembangan situasi pandemi.


"Tentunya datang dengan melihat situasi maupun kondisi, apalagi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semakin membaik," ujar Lyudmila Vorobieva di Jakarta, Rabu (23/3/2022).


Lyudmila Vorobieva menyampaikan, Rusia mengapresiasi sikap Indonesia yang tidak terpengaruh dengan Amerika Serikat bersama sekutunya, supaya Rusia dikeluarkan dari keanggotaan G20.


"Kita meyakini Indonesia tidak akan melakukan itu karena masalah Rusia dengan Ukraina tentunya tidak ada hubunhan dengan G20. Dengan mengeluarkan Rusia justru itu merupakan kemunduran," katanya.


Vorobieva menilai, G20 dibentuk dengan tujuan untuk merespons situasi dan tantangan ekonomi dunia. Sehingga, jika mengeluarkan Rusia dari forum justru tak membantu perbaikan situasi ekonomi. 


"Tanpa Rusia ini akan sulit. Apalagi Rusia telah mengikuti berbagai pertemuan dalam rangkaian G20, baik yang diselenggarakan secara daring maupun luring. Rusia mendukung presidensi Indonesia di G20," pungkasnya.


Dalam kesempatan itu, Lyudmila Vorobieva menyebutkan, bahwa Rusia sangat menginginkan Indonesia maupun negara lainnya, tidak menyerah terhadap berbagai tekanan terkait Ukraina.


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama