Tuan Rumah PON XXI Tahun 2024, Wagub Musa Rajekshah Inginkan Atlet Bermental Juara

MEDAN, suarapembaharuan.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengingatkan semua pihak,  khususnya seluruh pengurus di Cabang Olahraga (Cabor) untuk memanfaatkan dengan baik kesempatan menjadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024.


Wagub Musa Rajekshah (ist).

Hal ini disampaikan Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah saat membuka acara Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sumut di Hotel Le Polonia Medan, Rabu kemarin. "Kesempatan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan kalau tak bisa berarti kesalahan ada pada kita," ujar Ijeck.

 

Sebanyak 34 Cabor, lanjut Ijeck akan dilaksanakan di Sumut. Di antaranya akuatik, atletik, balap sepeda, barongsai, berkuda equestrian, bermotor, biliar, binaraga (menunggu hasil tes doping), bola voli, boling, bulu tangkis, catur, kriket, dance sport, drum band, e-sport, gateball, golf, gulat, hoki, jujitsu, kabaddi, karate, kick boxing, pencak silat, sambo, senam, sepak bola (putri) & futsal, ski air, squash, taekwondo, tenis meja, tinju, dan wushu.

 

"Kita harus mempersiapkan prestasi kita untuk menuju PON XXI tahun 2024 apalagi kita menjadi tuan rumah Sumut bersama dengan Aceh. Sudah ada deklarasi di Aceh dan sebanyak 34 cabor akan bertanding di Sumut. Ini tak bisa kerja sendiri-sendiri, harus kerja dengan terencana, terstruktur dengan seluruh pihak dan organisasi yang ada," ujar Ijeck.

 

Lanjut Ijeck, Pemerintah Provinsi Sumut  menginginkan Sumut bisa meraih hasil yang baik dan prestasi yang lebih berkembang di dunia olahraga, khususnya di PON XXI mendatang. 


Ist

"Angaran untuk mendukung prestasi ini sudah dianggarkan melalui KONI Sumut dan saat ini Pemprov Sumut sedang berjuang agar fasilitas olahraga bisa terealisasi untuk dilengkapi dan segera selesai pembangunannya. Mohon dukungan dan doanya," katanya.

 

Sebagai Ketua dari salah satu Cabor, yakni Taekwondo, Ijeck mengaku untuk meraih prestasi tidak bisa hanya bermodal teriakan atau yel-yel saja. Dukungan finansial menjadi hal utama. 


"Karena cabang olahraga apapun membutuhkan perangkat, peralatan. Atlet butuh pelatih dan semua ini tak bisa secara tiba-tiba disiapkan. Maka, kami berharap melalui rapat kerja ini nanti benar-benar menghasilkan program kerja yang lebih," ujarnya, sembari juga mengingatkan semua Cabor untuk melihat dan mempersiapkan bibit-bibit atlet terbaiknya.

 

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis menyampaikan rapat kerja ini untuk melaporkan hasil capaian program kerja dan keuangan di tahun 2021 dan menyusun program kerja untuk tahun 2022. 


"Program kerja tahun 2022 ini,  diminta untuk nantinya dikaitkan dengan 2024. Jadi semua Cabor mengajukan program di 2022, 2023 hingga 2024 yang mana PON akan dilaksanakan di Aceh dan Sumut. Kita kebagian 34 cabang olahraga," ujarnya.

 

Lanjutnya, KONI akan persiapkan 500 atlet di tahun depan dengan jumlah pelatih sebanyak 200 orang. Atlet akan menghadapi agenda pekan olahraga provinsi dan kejuaraan daerah terlebih dahulu. 


"Kejurda akan dilaksanakan November. Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran peserta raker hari ini, semoga rapat kerja ini menghasilkan produk yang baik menyongsong PON XXI," tutupnya.


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama