Ganjar Ingatkan OPD Jaga Integritas

BANJARNEGARA, suarapembaharuan.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan pengarahan ke sejumlah pejabat penting di Banjarnegara, Sabtu (28/5/2022). 


Ist

Salah satu pesan yang disampaikan Ganjar adalah soal integritas. “Jaga integritas! Sudah ada pelajarannya. Jangan diulangi lagi,” kata Ganjar.


Untuk mewujudkan itu, Ganjar meminta seluruh OPD di Banjarnegara membuka kanal pengaduan lewat medsos. Selain itu, Ganjar juga meminta Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto, menyebar nomor WA ke masyarakat.


“Biar masyarakat gampang mengadu. Biasanya kalau itu berjalan, maka pemerintah akan mendapat kritik otokritik, dan masyarakat mendapatkan feedback. Pemerintahan pasti akan berjalan baik,” tegasnya.


Tak hanya pejabat di lingkungan Pemkab Banjarnegara, hadir pula dalam acara itu sejumlah pejabat Forkompimda. Ganjar meminta kerja sama antarinstansi ditingkatkan, untuk mewujudkan Banjarnegara semakin maju.


“Saya yakin, panjenengan pasti bisa. Banjarnegara pasti bisa jadi lebih baik lagi,” tegasnya.


Selain integritas, sejumlah persoalan disampaikan Ganjar. Ia minta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Banjarnegara memperhatikan persoalan itu.


Pertama terkait penyakit mulut dan kuku (PMK). Di Banjarnegara, penyakit PMK sudah bermunculan dan harus dilakukan penanganan serius.


“Dinas Pertanian saya minta turun, karena ini menjelang Idul Adha. Jangan sampai masyarakat panik. Hitung betul kebutuhan ternak yang ada dan kira-kira yang tersedia berapa,” ucapnya.


Penyakit cacar monyet, lanjut Ganjar, juga harus jadi perhatian. Edukasi kepada masyarakat mesti terus dilakukan. Ada pula persoalan bencana, mengingat Banjarnegara merupakan daerah rawan bencana.


“Yang tak kalah penting juga menyiapkan APBD 2023 untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Kondusivitas wilayah harus dijaga karena tugas Pj adalah menyiapkan Pilkada. Kita harapkan nanti bisa soft. Siapa pun yang akan maju harus terbuka semua, agar berjalan baik,” pungkasnya.


Kategori : News

Editor     : AAS


Lebih baru Lebih lama