Jawa Tengah Genjot Vaksinasi Balita

SEMARANG, suarapembaharuan.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak sinergis menuntaskan pemberian imunisasi dasar lengkap, bagi puluhan ribu anak di bawah lima tahun (balita) di Jawa Tengah. 


Ist

Untuk menjangkau sampai akar rumput, pemprov melibatkan Posyandu, Puskesmas, organisasi profesi kesehatan, hingga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar menyebut, pandemi Covid-19 menyebabkan sebagian balita di Jateng belum mendapat imunisasi dasar lengkap. Oleh karena itu, pihaknya melakukan percepatan secara sinergis untuk menuntaskan target imunisasi balita.


Ditambahkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pada periode 2019-2021 sebanyak 1,7 juta anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Imunisasi itu mencakup, BCG, DPT-HB-Hib, polio tetes, polio suntik, Hepatitis dan campak rubela. Untuk mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi dasar lengkap, diselenggarakan Kejar Imunisasi.


“(Di Jateng) kurangnya sekitar 70 ribu (anak) tersebar di 35 kabupaten kota. Untuk menjangkau itu kita libatkan TP PKK, Posyandu, Puskesmas, hingga organisasi profesi. Kita proaktif mengajak, agar selesai pada tenggat Juli,” ujarnya, seusai pencanangan Kejar Imunisasi dan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Gedung Grhadhika Bhakti Praja, Kamis (2/6/2022).


Selain Kejar Imunisasi, Dinkes Jateng juga menargetkan 2.069.000 anak di Jateng mendapatkan imunisasi Measles Rubela atau campak. Ia menyebut, pencanangan imunisasi MR dilakukan pada Agustus 2022.


Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan edukasi agar warga tidak ragu mengikuti program imunisasi.


“Ketakutan itu harus ditepis, karena akan membutuhkan imunisasi itu. Maka kita harus memberi pemahaman kepada orang tua. Pun demikian, kita juga harus melihat kondisi anak. Jangan pas demam kemudian diimunisasi,” ungkapnya.


Ketua TP PKK Provinsi Jateng Atikoh Ganjar Pranowo menyebut, pelibatan kader PKK merupakan upaya menjangkau masyarakat sampai tingkat dasa wisma. Dengan mekanisme tersebut, Atikoh yakin target penuntasan imunasasi lengkap dapat terpenuhi.


Ditambahkan, langkah pertama, pihaknya mengedukasi dan mengampanyekan ke seluruh kader, bisa melalui Pos PAUD, yang belum diimunisasi segera mendapatkan imunisasi. Karena kepanjangan tangan PKK menjangkau sampai dasa wisma (10 rumah), sehingga bisa mengetahui database mana yang sudah dan belum diimunisasi.


“Untuk orang tua yang ada di Jawa Tengah, terutama yang memiliki balita, yuk kita sama-sama ke Posyandu maupun Puskesmas terdekat, kita ikuti dan sukseskan Bulan Imunisasi Kejar,” pungkas Atikoh. 


Kategori : News

Editor     : RAS


Lebih baru Lebih lama