Tekan MoU dengan Remaja Masjid, IPTI: Kolaborasi Untuk Bangun Bangsa

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Ardy Susanto mengaku bersyukur karena pihaknya telah menandatangani Memorandum Understanding atau MoU dengan Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) di kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI), Matraman, Jakarta Pusat, Jumat (16/06/2023). Menurut Ardy, MoU tersebut merupakan kesepakatan bersama membangun kolaborasi antara elemen masyarakat untuk membangun bangsa.



"MoU ini merupakan bentuk kolaborasi antara elemen masyarakat lintas agama untuk bersama-sama membangun bangsa dalam semangat kebersamaan," ujar Ardy di acara tersebut.


Selain itu, kata Ardy, MoU merupakan bentuk kerja sama generasi muda untuk membangun ekonomi masyarakat dan umat terutama melalui UMKM.


"Semoga kedepannya kerja sama ini, bisa menghasilkan satu kekuatan anak muda yang solid, sehingga bisa membawa Indonesia menjadi nation building yang lebih baik untuk mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045,” ungkap dia.



Ardy menegaskan bahwa jumlah generasi muda Indonesia sangat banyak, bahkan mencapai angka 60 persen dari penduduk Indonesia. Sementara, UMKM di Indonesia juga sangat sekitar 64 juta unit. Menurut dia, jika peluang tersebut bisa dimanfaatkan generasi muda, maka bisa berdampak positif baik generasi muda itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat, negara dan bangsa.


"UMKM kan telah memberikan kontribusi PDB Indonesia sebesar 61 persen dan menyerap tenaga kerja sebesar 97 persen. Nah, perlu keterlibatan aktif dari generasi muda di UMKM ini, termasuk memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha, serta perlu konsistensi dan disiplin agar bisa sukses," ungkap Ardy.


"Saya berharap dengan adanya MoU dengan Prima DMI, maka ke depan ada langkah-langkah konkret untuk melakukan kerja sama di bidang usaha sehingga bisa bersama-sama berkontribusi memajukan ekonomi umat," tutur Ardy menambahkan.



Diketahui, MoU yang bertema 'Sinergi dan Kolaborasi Wirausaha: Gerakan Ekonomi Masjid, Dari Umat Kuatkan Rakyat' tersebut ditandatangani oleh Ardy Susanto dan Ketua Umum Prima DMI Munawar Khalil. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Ketum DMI Jusuf Kalla, Wakil Ketua Umum PSMTI Departemen Hubungan Organisasi dan Lintas Agama Rudi Rusdiah mewakili Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta dan Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Serian Wijatno.


Penandatangan MoU dilakukan untuk memperkuat kerja sama IPTI dan DMI dalam memajukan ekonomi umat melalui pembinaan dan pembentukan wirausaha muda.


Dalam sambutannya, JK mengapresiasi terwujudnya kerja sama antara  IPTI dan Prima DMI. Menurut JK, melalui kerja sama ini, Prima DMI bisa belajar dengan pemuda Tionghoa Indonesia dalam membangun usaha. Bagi JK, etos kerja dan semangat suku Tionghoa Indonesia tidak diragukan lagi karena sudah terbukti usaha yang dibangunnya tumbuh pesat.


“Selalu saya sampaikan bahwa masyarakat Tionghoa mempunyai kemampuan yang tinggi dalam ekonomi karena semangat dan kerja keras serta kemampuan marketing yang baik, inilah yang harus dipelajari dan Dicontoh. Karena itulah kerjasama antara Pemuda Masjid ini dan pemuda Tionghoa penting dilakukan,” ungkap JK.


JK juga menekankan bahwa membangun usaha tidak harus melalui pendidikan formal atau di ruang kelas. Menurut dia, hal tersebut bisa dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan dan berbagi pengalaman dalam berbisnis.



“Nanti pengalaman itu kita harapkan dengan melihat dan merasakan, jadi nanti diskusi berjalan untuk melihat bagaimana industri atau toko berjalan sehingga nanti terjadi suatu hubungan dan toleransi yang baik,” tutur JK.


Pada kesempatan itu, Ketum Prima DMI Munawar Khalil berharap kerja sama ini bisa berdampak besar bagi pemuda Masjid untuk mengasah kemampuannya dalam membangun usahanya. Menurut Munawar, belajar hal-hal yang positif merupakan hal yang baik dalam kehidupan masyarakat.


“Kami menyadari bahwa berbicara tentang ekonomi mungkin kami kalah jauh dengan saudara kami yang ada di IPTI, oleh sebab itu dengan semangat yang kita bangun,  kolaborasi ini diharapkan dapat meraih ilmu dan pengalaman dari saudara-saudara kita,” jelas Munawar.


Wakil Ketua Umum PSMTI Departemen Hubungan Organisasi dan Lintas Agama Rudi Rusdiah mengatakan Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta menyambut baik  dibangunnya kerja sama ini. Diharapkan kolaborasi IPTI dan DMI dapat saling memberikan informasi bermanfaat yang dibutuhkan kedua belah pihak, utamanya dalam memajukan perekonomian bangsa.


“Harapan kami semoga dengan MoU ini dapat membangun kolaborasi yang kuat, sehingga hubungan PSMTI dan DMI dapat terjalin erat dan akan melahirkan kerja sama yang lain,” pungkas Rudi.


Kategori : News


Editor      : AHS


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama