Qara’a, Aplikasi Anak Bangsa Pelopor Belajar Ngaji Quran dengan AI Melakukan Ekspansi ke Malaysia

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Aplikasi belajar mengaji Al-Quran berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) atau Artificial Intelligence, Qara'a, telah mencapai tonggak prestasi baru dengan menarik lebih dari 2 juta pengguna di Indonesia. 



Diluncurkan akhir tahun 2018, aplikasi ini berhasil menjadi salah satu yang paling diminati dalam hal pembelajaran Al-Quran di Indonesia. Keberhasilan ini membawa aplikasi tersebut untuk melakukan ekspansi ke Malaysia, memperluas jangkauan dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak individu untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang Al-Quran dengan bantuan teknologi.


Qara'a telah menerima sambutan hangat di kalangan masyarakat Indonesia karena menyajikan pendekatan inovatif dalam pembelajaran Al-Quran. Salah satu fitur utama yang menjadi daya tarik adalah penggunaan teknologi AI yang telah terbukti valid. Hal ini memungkinkan pengguna untuk belajar dengan lebih efisien dan efektif, dengan mengadopsi metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.


Selain teknologi AI, Qara'a juga menghadirkan fitur "Setor Ayat" yang memungkinkan pengguna untuk melakukan talaqqi (mendengarkan dan memperbaiki bacaan Al-Quran secara langsung) secara langsung dengan ustadz melalui platform. Fitur ini membuktikan komitmen Qara'a dalam memperkuat peran ustadz sebagai pembimbing dan validator hasil pembelajaran, menjadikan proses belajar Al-Quran lebih otentik dan bermakna.


Co-Founder Qara'a, Hajon Mahdy, menyatakan, "Kami sangat gembira dengan respon positif yang kami terima dari masyarakat Indonesia. Ekspansi ke Malaysia adalah langkah alami berikutnya dalam visi kami untuk menyediakan akses yang lebih mudah dan luas untuk pembelajaran Al-Quran menggunakan teknologi AI yang inovatif."


Dengan ekspansi ke Malaysia, Qara'a juga meningkatkan ketersediaan dalam bahasa Malaysia dan bahasa Inggris, memungkinkan aplikasi ini tidak hanya menjangkau pengguna di Malaysia, tetapi juga pengguna secara global. Dengan terus memperkuat integrasi antara teknologi AI dan peran pembimbing ustadz, Qara'a tidak hanya menjadi sebuah aplikasi belajar, tetapi juga menjadi wadah yang memperkaya pengalaman spiritual pengguna dalam memahami dan menghafal Al-Quran.


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama