Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi Studi Banding Bahas Kehilangan Air

BEKASI, suarapembaharuan.com – Jajaran Direksi Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya Mandiri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melakukan studi banding ke kantor Perumda Tirta Bhagasasi, Kabupaten Bekasi. Studi banding membahas isu tingkat kehilangan air (non-revenue water/NRW).


Foto: Jajaran Direksi Perumdam Tirta Jaya Mandiri, Kabupaten Sukabumi, studi banding ke kantor Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, Selasa (30/4/2024).

Rombongan Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi datang bersama pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi ingin mengulik lebih dalam terkait kerja sama dengan pihak ketiga dalam menekan angka kehilangan air yang dilakukan Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi.


“Ada beberapa hal yang ingin kami konsultasikan, terkait menurunkan tingkat NRW yang cukup bagus dengan kerja sama pihak ketiga,” ujar Direktur Utama Perumdam Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi, M. Kamaludin Zen, Selasa (30/4/2024). 

 

Diketahui, selama empat tahun belakangan ini, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Cabang Babelan bekerja sama dengan pihak swasta, PT Hanil Grenex Network (HGN), untuk menekan tingkat kehilangan air. 


Saat itu, awal kerja sama dengan HGN pada 2020 lalu, tingkat kehilangan air di Cabang Babelan sebesar 40,41 persen. Setelah empat tahun atau November 2023, tingkat kehilangan air menjadi 18,21 persen. Selain dapat menekan tingkat kehilangan air, Cabang Babelan juga membukukan pendapatan perusahaan meningkat.  


“Mudah-mudahan bisa ditiru oleh kami. Kami bisa meningkatkan pendapatan dan menurunkan tingkat kehilangan air,” imbuhnya.


Saat ini, cakupan layanan Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi baru mencapai 12 persen dari jumlah penduduk 2,8 juta jiwa. Dan, tingkat kehilangan air masih aman, yakni di kisaran 21 persen.



Secara nasional, tingkat kehilangan air yang masih bisa ditolerir di kisaran 25 persen ke bawah. 


Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim, menambahkan jumlah pelanggan saat ini mencapai 308.000 sambungan langganan (SL) dan cakupan layanan mencapai 40 persen dari 3,5 juta jiwa.


“Awalnya, Cabang Babelan sebagai penyumbang terbesar tingkat kehilangan air tetapi sekarang sudah bisa ditekan setelah kerjasama dengan PT Hanil Grenex Network, turun drastis,” pungkasnya.


M. Kamaludin Zen didampingi Direktur Teknik Iyus Sugiarto; Direktur Umum dan Keuangan Riyan Suryana; Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Sukabumi; Kepala Balitbangda Kabupaten Sukabumi serta staf. Hadir juga Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi Aep Majmudin.


Rombongan diterima oleh Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim dan Direktur Teknik Johny Dewanto serta para kepala bagian. (MAN)


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama