BEKASI, suarapembaharuan.com – Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, meresmikan Gereja Katolik Paroki Ibu Teresa di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
![]() |
Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang (pukul gong), meresmikan Gereja Katolik Paroki Ibu Teresa di Cikarang Selatan, Rabu (27/8/2025). (Ist) |
Gereja Katolik Paroki Ibu Teresa tersebut menjadi gereja terbesar dan satu-satunya yang mendapat izin dari Pemkab Bekasi setelah bertahun-tahun mengurus perizinan. Perizinan sudah dilakukan sebelum masa kepemimpinan kepala daerah Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja periode 2025-2030.
“Ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan pelayanan umat Katolik di Kabupaten Bekasi,” kata Ade Kuswara Kunang saat peresmian gedung gereja, Rabu (27/8/2025).
Dia menjelaskan, penduduk Kabupaten Bekasi kini mencapai 3,2 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.000 beragama Katolik. Kapasitas Gereja Paroki Ibu Teresa dapat menampung hingga 1.800 orang. Gereja ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika di Kabupaten Bekasi.
Pemkab Bekasi berharap, nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan semakin kuat, sejalan dengan visi Kabupaten Bekasi sebagai rumah bersama bagi seluruh warganya.
Keberadaan Gereja Paroki Ibu Teresa semakin memperkuat identitas Kabupaten Bekasi sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi beragama.
“Kabupaten Bekasi adalah rumah besar kita semua. Kehadiran Gereja Paroki Cikarang ini menjadi pengingat bahwa toleransi bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam sikap saling menghormati serta dalam kebersamaan membangun daerah,” ungkapnya.
Dia menegaskan pembangunan di Kabupaten Bekasi tidak hanya berorientasi kepada pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga pembangunan spiritual dan sosial.
Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki ruang untuk mengembangkan iman, moral serta kebersamaan yang akan memperkuat ketahanan sosial.
Peresmian Gereja Katolik Paroki Ibu Teresa dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi, kepala perangkat daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi serta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan umat Katolik dari berbagai wilayah. (MAN)
Kategori : News
Editor : ARS
Posting Komentar