JAKARTA, suarapembaharuan.com - Desakan publik agar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mundur dari jabatannya terus menguat. Publik meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengganti Menteri Kehutanan, hal ini muncul setelah adanya dugaan penyimpangan perizinan kehutanan yang berujung pada bencana besar, di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ketua Exponen 08, M. Damar mengatakan, Menhut Raja Juli Antoni bertanggung jawab penuh atas perizinan yang diduga dikeluarkan tanpa kajian matang. Sehingga menyebabkan penggundulan hutan yang berakhir bencana dahsyat di Sumatra.
"Presiden Prabowo harus segera mencopot Menhut. Akibat banyaknya perizinan yang belum dikaji dengan matang, ribuan rumah tenggelam, rakyat kehilangan tempat tinggal, dan ratusan nyawa melayang. Mereka harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Damar melanjutkan, Menhut Raja Juli Anthony saat ini gagal total dalam menangani tata kelola hutan yang berujung pada bencana alam di Sumatera.
"Dengan kegagalan ini, sudah menjadi alasan yang kuat untuk mengganti Menhut. Negara harus berbenah agar tata kelola hutan bisa berjalan dengan baik. Sehingga bencana semacam ini tak kembali terulang," katanya.
Damar melanjutkan, Raja Juli juga tidak memiliki kompetensi di bidang kehutanan. Sehingga tidak mampu mencegah pembalakan hutan di wilayah Sumatera, yang menjadi biang kerok terjadinya bencana dahsyat tersebut.
"Hal itu menjadi pemicu terjadinya banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh," tuturnya.
Tak hanya itu, Damar juga meminta Presiden Prabowo segera melakukan evaluasi terhadap kinerja para bawahannya yang memiliki keterkaitan erat terjadinya bencana dahsyat di wilayah Sumatra.
"Presiden harus sekaligus melakukan evaluasi terhadap kinerja Para Menteri dan Partai Koalisi yang tidak loyal terhadap nya, termasuk para menteri yang terkait dengan bencana. Sehingga bencana bisa sedahsyat ini dan ada dugaan telat dalam menangani bencana,”katanya.
Termasuk menteri yang tidak loyal dan menggangu kinerja program-program Presiden Prabowo. “Sudah saat nya Presiden melakukan nya, jangan ragu copot apapun partai nya apabila tidak sejalan dengan presiden. Bapak Presiden dipilih rakyat, jadi jangan ragu copot yang merusak kinerja Presiden dan Pemerintah ,”tutupnya.
Kategori : News
Editor : AHS

Posting Komentar