Jonni Hermanto: Dunia Usaha Terbuka Luas bagi Kemitraan Strategis Investor Global di “Das Totenkreruz” Indonesia

JAKARTA, suarapembaharuan.com – Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, investor global dan pengembang properti (developer) dalam menyediakan permukiman berkelanjutan di Indonesia.


Vice President Gaperi Prima dan Senior Advisor Pengembangan Bisnis, Jonni Hermanto. (Ist)

Saat ini, iklim investasi di Indonesia, khususnya di sektor properti, masih terbuka lebar. Bagi investor internasional, Indonesia menawarkan kombinasi unik namun menjanjikan antara pertumbuhan demografis, urbanisasi cepat dan stabilitas makroekonomi.


Kekuatan fundamental Indonesia terletak pada posisi geopolitiknya yang sangat strategis, sering disebut sebagai posisi silang dunia atau dalam terminologi geopolitik klasik dikenal sebagai “Das Totenkreuz” yakni berada di antara dua benua (Asia dan Australia) serta dua samudera (Hindia dan Pasifik). 


“Ini bukan sekadar fakta geografis, melainkan aset strategis yang memiliki nilai ekonomi, politik dan perdagangan global yang sangat besar,” ujar Vice President Gaperi Prima dan Senior Advisor Pengembangan Bisnis, Jonni Hermanto, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (20/2/2026).


Dia melanjutkan, pengamat geopolitik memandang Indonesia sebagai titik simpul jalur perdagangan internasional sekaligus pusat pertumbuhan baru di kawasan Indo-Pasifik. Posisi ini menjadikan Indonesia semakin relevan dan memiliki daya tawar kuat dalam arsitektur ekonomi global yang terus berkembang. 


“Di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, stabilitas politik nasional terjaga dengan baik,” ungkapnya.


Pemerintahan saat ini, menekankan kesinambungan pembangunan, penguatan kedaulatan ekonomi serta penciptaan iklim investasi yang kondusif dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang. Selain stabilitas politik, disiplin dan ketahanan fiskal Indonesia juga tetap terjaga. 


Pengelolaan anggaran negara dilakukan secara prudent, dengan rasio utang yang terkendali serta kebijakan fiskal yang bertanggung jawab. Kombinasi stabilitas politik dan fiskal ini menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor global. 


“Pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi benar-benar bermuara pada kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Indonesia saat ini merupakan salah satu ekonomi terbesar dan paling dinamis di Asia Tenggara,” imbuhnya.


Dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang konsisten, stabilitas politik yang solid, fundamental makroekonomi yang kuat serta kebijakan fiskal yang terjaga, momentum saat ini sangat strategis bagi investor global untuk memperluas kehadiran di Indonesia.


“Urbanisasi yang berkelanjutan, meningkatnya daya beli kelas menengah, kebutuhan perumahan yang tinggi serta komitmen pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur dan hilirisasi industri menciptakan peluang investasi yang kokoh, terukur dan berjangka panjang,” bebernya.


Indonesia menghadirkan kepastian, peluang, dan arah yang jelas bagi investasi jangka panjang. 


“Secara khusus kepada investor Amerika Serikat, kami melihat hubungan Indonesia–Amerika Serikat berada pada tingkat yang sangat baik dan konstruktif. Kepemimpinan Presiden Prabowo yang kuat dan berorientasi pada diplomasi persahabatan telah mempererat hubungan dengan negara-negara sahabat, termasuk Amerika Serikat. Tingkat kepercayaan dan kemitraan strategis kedua negara saat ini menjadi modalitas penting untuk memperkokoh kerja sama di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, pertahanan, energi hingga transformasi industri dan teknologi,” ucapnya.


Sebagai salah satu pelaku usaha properti di Tanah Air, Jonni Hermanto menyambut baik penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat senilai 38,4 miliar dolar Amerika Serikat, dalam sesi roundtable Business Summit yang diselenggarakan US-Asean Business Council di Gedung US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat pada Rabu, 18 Februari 2026.


“Bagi investor Amerika Serikat, kami menawarkan pasar dengan pertumbuhan stabil; kemitraan yang transparan dan profesional; proyek berbasis kebutuhan riil urbanisasi Indonesia serta komitmen menjaga lingkungan hidup,” katanya. 


Nilai-nilai yang diusung: “Trust, Quality and Community” bukan sekadar slogan, melainkan fondasi operasional Gaperi Group dan Gaperi Prima NAZ Group.


“Kami ingin dipersepsikan bukan hanya sebagai developer, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional termasuk mitra pemerintah dalam mendukung proyek strategis Presiden Prabowo Subianto yaitu pembangunan 3 juta rumah bagi rakyat setiap tahun,” pungkasnya. (MAN)


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama