BEKASI, suarapembaharuan.com - Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi melakukan sosialisasi terkait penerapan digitalisasi kepada para pelanggan.
![]() |
| Kepala Bagian Informasi Teknologi Perumda Tirta Bhagasasi, Irwan Indrawan, sosialisasi penerapan digitalisasi pembayaran pada Kamis (5/2/2026). |
Saat ini, terdata sebanyak 20 persen pelanggan masih menggunakan pembayaran tunai ke loket-loket yang berada di kantor cabang.
“Kami sudah mulai sosialisasi penerapan digitalisasi terhadap pembayaran rekening air dan pembayaran non-air,” ujar Kepala Bagian Informasi Teknologi Perumda Tirta Bhagasasi, Irwan Indrawan, Kamis (5/2/2026).
Dia menjelaskan, pembayaran non-air antara lain pasang baru (PB), penyambungan kembali (PK), ganti “watermeter”, maupun balik nama rekening air. Sosialisasi dilaksanakan di kantor cabang-kantor cabang Perumda Tirta Bhagasasi.
"Dengan pembayaran nontunai, struk pembayaran pelanggan dapat terlihat melalui handphone pelanggan dalam bentuk digital, tidak lagi menggunakan kertas. Prinsipnya, kita ingin meniadakan penggunaan kertas ‘printer’, secara bertahap. Kondisi ini, tergantung dari karakteristik pelanggan di wilayah layanan masing-masing,” bebernya.
Meski begitu, di lapangan masih ditemukan kendala penerapan digitalisasi pembayaran. Pelanggan yang berdomisili di perkotaan, umumnya telah terbiasa menggunakan sistem pembayaran secara digital. Berbeda dengan pelanggan yang berada di wilayah pelosok, masih ketergantungan dengan pembayaran ke loket-loket layanan.
Dengan menerapkan digitalisasi kepada para pelanggan, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi perusahaan seperti penggunaan kertas printer, mengurangi penggunaan tinta serta listrik.
Saat ini, Perumda Tirta Bhagasasi telah menerapkan aplikasi “Pendekar Bhagasasi”, yang memudahkan pelanggan mengetahui pemakaian air bulanan, tagihan maupun pembayaran rekening. Serta masih banyak lagi manfaat yang didapat oleh pelanggan. (MAN)
Kategori : News
Editor : ARS


Posting Komentar