Stasiun Jatinegara Jadi Stasiun Terintegrasi Kereta Jarak Jauh dan “Commuter Line”

JAKARTA, suarapembaharuan.com – Stasiun Jatinegara kini menjadi stasiun terintegrasi kereta api jarak jauh dan “commuter line” sekaligus menjadi alternatif naik dan turun pelanggan, selain di Stasiun Pasarsenen dan Stasiun Gambir.


Stasiun Jatinegara menjadi stasiun terintegrasi kereta api jarak jauh dan “commuter line”. (Ist)

Pada masa angkutan Lebaran 2026, Stasiun Jatinegara menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung mobilitas masyarakat.


Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan Stasiun Jatinegara mampu melayani mobilitas antarkota dan mobilitas perkotaan secara bersamaan dalam satu simpul perjalanan.


“Stasiun Jatinegara memegang peran strategis sebagai titik integrasi antara KA jarak jauh dan commuter line,” kata Anne Purba dalam keterangannya pada Kamis (19/3/2026).


Dia menambahkan, Stasiun Jatinegara tercatat akan melayani 1.697 pelanggan KA jarak jauh berangkat dan 3.632 pelanggan KA jarak jauh turun pada Kamis, 19 Maret 2026.


Sementara itu, selama periode 11-18 Maret 2026, pergerakan pengguna commuter line di Stasiun Jatinegara juga tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 81.792 pengguna “gate in” dan 77.558 pengguna “gate out”.


“Besarnya pergerakan tersebut menegaskan peran Stasiun Jatinegara sebagai simpul integrasi yang menghubungkan perjalanan antarkota dan mobilitas harian masyarakat perkotaan,” ungkapnya. 


Pelanggan KA jarak jauh memiliki kemudahan untuk melanjutkan perjalanan dengan “commuter line” ke berbagai titik tujuan. Sementara, pengguna “commuter line” juga memperoleh akses yang lebih praktis menuju layanan KA jarak jauh dari stasiun yang lokasinya strategis di Jakarta Timur.


Secara kumulatif, selama periode 11-18 Maret 2026, Stasiun Jatinegara telah melayani 15.706 pelanggan KA jarak jauh naik dan 25.561 pelanggan KA jarak jauh turun. 


“Capaian ini, memperlihatkan bahwa Jatinegara kian diperhitungkan sebagai alternatif keberangkatan dan kedatangan pelanggan KA jarak jauh di Jakarta,” bebernya.


Menurutnya, kekuatan utama Stasiun Jatinegara terletak pada konektivitas yang memudahkan pelanggan berpindah layanan dalam satu kawasan perjalanan.


“Integrasi di Stasiun Jatinegara memberi kemudahan bagi pelanggan untuk melanjutkan perjalanan setelah turun dari KA jarak jauh ataupun menuju stasiun keberangkatan dengan “commuter line”. Akses yang semakin tersambung membuat perjalanan lebih praktis dan memberi lebih banyak pilihan bagi masyarakat, terutama pada masa angkutan Lebaran,” imbuhnya. (MAN)


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama