Naik Turun Indeks Kota Toleran di Kota Patriot

BEKASI, suarapembaharuan.com – Sepanjang 2025, tidak ada kasus intoleransi yang menonjol di Kota Bekasi. 


Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kanan), menerima penghargaan Indeks Kota Toleran 2025 di Jakarta, belum lama ini. (dok. Humas Pemkot Bekasi).

Wilayah yang berjuluk Kota Patriot ini menempati peringkat ke-5 Indeks Kota Toleran 2025 berdasarkan kajian studi Setara Institute.


Berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada 2024, terjadi kasus intoleransi dan sempat viral di media sosial. Atas kejadian ini, Setara Institute menempatkan Kota Bekasi di urutan ke-7 Indeks Kota Toleran, melorot jauh dari peringkat tahun-tahun sebelumnya. 


Padahal, pada 2023 menempati peringkat ke-2 dan 2022 “nangkring” di peringkat ke-3.


Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga toleransi di tengah kehidupan masyarakat Kota Bekasi yang majemuk.


“Kenaikan peringkat tahun ini adalah hasil kerja bersama seluruh masyarakat Kota Bekasi menjaga nilai-nilai toleransi,” kata Tri Adhianto dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (25/4/2026).


Dia menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam toleransi bukan sekedar slogan belaka melainkan harus menjadi cerminan dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan pencapaian ini, kata dia, Kota Bekasi terus berupaya menghadirkan lingkungan masyarakat yang harmonis, inklusif serta menjunjung tinggi nilai keberagaman antarumat beragama dan budaya. Indeks Kota Toleran 2025 bukan menjadi akhir perjuangan Kota Bekasi meraih peringkat tertinggi.


“Capaian ini menjadi tantangan kita untuk terus menjaga dan meningkatkan nilai toleransi agar Kota Bekasi bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.


Dia berharap, semangat toleransi dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang damai, rukun dan saling menghargai di masa yang akan datang. (MAN)


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama