JAKARTA, suarapembaharuan.com – Wisuda perdana Universitas Tarakanita (Utarki) menjadi momentum bersejarah yang menandai babak baru perjalanan institusi pendidikan tersebut. Dalam kesempatan itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan pentingnya integritas bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari peran baru di tengah masyarakat,” ujar Brian dalam sambutan daring pada Wisuda Perdana UTarki di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki integritas, karakter kuat, serta kemampuan beradaptasi di tengah perubahan yang cepat.
“Di era transformasi yang dinamis, lulusan dituntut adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” tambahnya.
Brian optimistis lulusan Utarki memiliki bekal tersebut untuk berkiprah di berbagai bidang. Ia juga mengingatkan agar para lulusan terus belajar, berkarya, dan menjaga nilai integritas dalam setiap langkah.
Sementara itu, Rektor Universitas Tarakanita, Antonius Singgih Setiawan, menyampaikan bahwa wisuda tahun ini memiliki makna historis sebagai wisuda perdana sejak transformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI) menjadi universitas pada 23 September 2025.
Mengusung tema “Cerdas dalam Pengetahuan, Berintegritas dalam Tindakan, Bermakna dalam Kontribusi,” wisuda ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Utarki sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pada wisuda perdana ini, Utarki meluluskan 126 wisudawan yang terdiri atas 69 lulusan D3 Sekretari dan 57 lulusan S1 Ilmu Komunikasi. Momen ini juga menjadi wisuda terakhir bagi 101 lulusan STARKI sekaligus wisuda perdana bagi 25 lulusan UTarki.
Utarki saat ini terakreditasi B dari BAN-PT dan memiliki enam program studi, yakni D3 Sekretari, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Bisnis Digital, S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, dan S1 Teknik Sipil.
Dalam sambutan daring, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berharap ilmu yang diperoleh lulusan dapat menjadi bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat dan meraih kesuksesan di masa depan.
Hal senada disampaikan Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, yang mendorong para lulusan untuk terus memberi manfaat dan menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Pimpinan Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi, yang hadir secara langsung, turut menyampaikan selamat kepada para wisudawan. Ia menilai lulusan UTarki tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan untuk memberi makna di tengah masyarakat.
“Gunakan ilmu yang diperoleh dengan sebaik-baiknya tanpa melupakan nilai dan integritas,” pesannya.
Dari mitra internasional, Prof. Dr. Ir. Tezara Cionita menyebut wisuda sebagai awal dari proses pembelajaran sepanjang hayat di dunia kerja. Ia juga berharap UTarki terus berkembang menjadi universitas berkelas dunia melalui kolaborasi global.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita, Yustiana CB, menegaskan bahwa wisuda merupakan momen syukur sekaligus refleksi atas perjuangan mahasiswa.
Ia menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan dosen yang telah mendampingi mahasiswa hingga lulus, serta berharap para wisudawan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Kategori : News
Editor : AHS


Posting Komentar