KAI Luncurkan Space by KAI, Buka Peluang Bisnis bagi Masyarakat

JAKARTA, suarapembaharuan.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi meluncurkan Space by KAI.


KAI meluncurkan Space by KAI di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (10/6/2026) (Ist)

Platform digital resmi yang dirancang untuk memberikan akses informasi terhadap aset strategis KAI yang tersebar di wilayah Indonesia, sekaligus membuka peluang kemitraan bagi pelaku usaha, investor dan calon mitra bisnis.


“Space by KAI sebagai platform resmi yang menghubungkan aset strategis KAI dengan peluang bisnis secara lebih terbuka, profesional dan mudah diakses,” kata Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra, Rabu (10/6/2026). 


Rafli menambahkan, KAI ingin mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan potensi aset yang tersebar di berbagai wilayah sehingga kolaborasi dapat dimulai melalui proses yang lebih jelas dan terarah.


Peluncuran Space by KAI ini menjadi bagian dari transformasi KAI dalam pengelolaan aset perusahaan. Selama ini, KAI mengelola berbagai aset strategis yang berada di titik-titik bernilai ekonomi tinggi, mulai dari stasiun, kawasan transit, lahan strategis, ruang komersial, bangunan hingga berbagai area usaha lainnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan. 


Melalui Space by KAI, kata dia, KAI menghadirkan cara baru untuk mempertemukan aset-aset tersebut dengan kebutuhan dunia usaha melalui satu platform digital yang terintegrasi.


Space by KAI dikembangkan untuk menjawab kebutuhan akan akses informasi aset yang lebih modern, transparan, cepat, dan efisien. Platform ini juga menjawab kebutuhan pelaku usaha akan akses awal yang lebih jelas dalam menjajaki peluang bisnis di lingkungan KAI. Kini, calon mitra dapat memperoleh informasi aset secara lebih terpusat dan memahami peluang kerja sama yang tersedia melalui satu kanal resmi.


KAI memiliki aset yang tersebar di berbagai wilayah operasional di Pulau Jawa dan Sumatra dengan total luas tanah mencapai 327,8 juta meter persegi, terdiri dari 189,6 juta meter persegi di wilayah Daerah Operasi dan 138,2 juta meter persegi di wilayah Divisi Regional. Selain itu, KAI juga mengelola 3.881 bangunan dinas dan 16.463 rumah perusahaan yang menjadi bagian dari portofolio aset strategis perusahaan. 


Portofolio tersebut mencakup berbagai segmen bisnis mulai dari area komersial stasiun, Right of Way (ROW), aset non-ROW, advertising, sarana dan fasilitas hingga kawasan wisata dan museum.


Sebagai platform resmi KAI, Space by KAI menyediakan akses terpusat terhadap berbagai peluang pemanfaatan aset perusahaan. Platform ini dilengkapi dengan informasi aset yang lebih mudah dipahami, fitur pencarian yang lebih praktis, serta jalur komunikasi langsung yang memudahkan calon mitra untuk memulai proses penjajakan kerja sama.


Sementara itu, Executive Vice President of Sales KAI, Zuhril Alim, menjelaskan bahwa Space by KAI dirancang untuk membantu pelaku usaha menemukan peluang bisnis yang sesuai dengan kebutuhan dan strategi pengembangan usaha mereka.


“Melalui Space by KAI, pelaku usaha dapat lebih mudah mengidentifikasi aset yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Mulai dari retail, F&B, advertising, activation, pengembangan kawasan hingga berbagai bentuk kemitraan jangka panjang kini dapat dijajaki melalui satu platform yang terintegrasi,” kata Alim.


Berdasarkan data, sepanjang Januari hingga Maret 2026, KAI Group melayani 128.055.072 pelanggan atau meningkat 9,97 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 116.451.006 pelanggan. Angka tersebut, setara dengan rata-rata lebih dari 1,4 juta pelanggan setiap hari yang beraktivitas di dalam ekosistem transportasi KAI Group.


Angka ini menunjukkan besarnya aktivitas masyarakat yang berlangsung setiap hari di dalam ekosistem perkeretaapian. Mobilitas tersebut menciptakan ruang interaksi yang sangat besar bagi berbagai aktivitas bisnis dan kolaborasi. Masyarakat dan pelaku usaha dapat mengunjungi space.kai.id. (MAN)


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama