JAKARTA, suarapembaharuan.com – Perjalanan tujuh tahun Burger Bangor menjadi momentum penting bagi Denny Sumargo untuk membuktikan bahwa brand kuliner lokal mampu berkembang menjadi salah satu jaringan burger terbesar di Indonesia. Memasuki usia ketujuh, Burger Bangor menggelar rangkaian perayaan bertajuk The Magnificent 7 Years Journey of Bangor, yang berpuncak pada penyelenggaraan Bangor Fest Vol. 4 pada 8-9 Agustus 2026 di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Perayaan tersebut diawali dengan konferensi pers pada 15 Juli 2026 yang dihadiri Denny Sumargo selaku Co-Founder Burger Bangor. Turut hadir pula chef sekaligus kreator konten William Gozali (Willgoz), content creator Andri Senopati, perwakilan Bale by BTN sebagai sponsor utama, serta jajaran manajemen Burger Bangor.
Bagi Denny Sumargo, perjalanan Burger Bangor selama tujuh tahun bukan sekadar tentang membangun bisnis makanan cepat saji, tetapi juga membangun komunitas dan membuka peluang bagi banyak orang.
"Tema The Magnificent 7 Years Journey of Bangor menggambarkan perjalanan kami tentang growth, community, dan greatness. Burger Bangor bukan hanya soal jualan burger, tetapi bagaimana kami membangun komunitas dan terus bertumbuh bersama masyarakat," ujar Denny Sumargo.
Perjalanan tersebut memang tidak singkat. Berawal dari usaha yang dibangun dengan keyakinan sederhana, kini Burger Bangor telah berkembang menjadi lebih dari 840 outlet yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Selama tujuh tahun beroperasi, perusahaan itu telah menjual lebih dari 84 juta burger dan membuka sekitar 8.400 lapangan pekerjaan.
Menurut Denny, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa bisnis kuliner lokal mampu bersaing apabila dibangun dengan konsisten, menjaga kualitas produk, serta memahami kebutuhan konsumen.
"Tujuh tahun ini bukan perjalanan yang mudah. Kami bersyukur Burger Bangor bisa terus dipercaya masyarakat hingga memiliki lebih dari 800 outlet di seluruh Indonesia. Semua itu terjadi karena kami selalu mendengarkan konsumen dan terus menjaga kualitas produk," kata Denny dalam kesempatan tersebut.
Ia menilai, keberhasilan Burger Bangor bukan hanya berasal dari strategi bisnis semata, tetapi juga karena keberanian membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas komunitas.
*Bangun Bisnis Lewat Komunitas*
Sejak awal berdiri, Burger Bangor tidak hanya berfokus membuka gerai baru, tetapi juga menghadirkan berbagai program yang melibatkan masyarakat.
Program seperti Bangor Fun Cooking Class, Kids & Teen Ambassador, Bangor Goes to School, Bangor Goes to Campus, hingga program terbaru Bangor Goes to Office menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun kedekatan dengan berbagai kalangan.
Selain itu, Burger Bangor juga rutin menggelar kegiatan sosial melalui program Bangor Berbagi dan donor darah yang melibatkan masyarakat di berbagai daerah.
Bagi Denny Sumargo, keberlangsungan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh angka penjualan, tetapi juga oleh dampak positif yang mampu diberikan kepada lingkungan sekitar.
"Kami selalu percaya bahwa bisnis yang baik bukan hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menciptakan manfaat. Ketika komunitas tumbuh bersama kami, maka Burger Bangor juga akan terus berkembang," ungkapnya.
*Kiat Denny Sumargo Membangun Burger Bangor*
Dalam berbagai kesempatan wawancara, Denny Sumargo kerap membagikan prinsip yang menjadi fondasi perkembangan Burger Bangor.
Ia menilai ada beberapa hal yang harus dijaga oleh pelaku usaha agar mampu bertahan dalam persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat.
Pertama, konsistensi terhadap kualitas produk. Menurut Denny, setiap menu yang diluncurkan harus melewati proses uji rasa yang ketat sebelum dipasarkan kepada konsumen.
Hal itu pula yang diterapkan pada menu terbaru Bangor Jawara Series. Denny mengatakan seluruh produk baru selalu mendapat persetujuannya sebelum dipasarkan.
"Setiap menu Burger Bangor yang dinikmati pelanggan sudah lebih dulu mendapatkan approval dari saya. Untuk Bangor Jawara Series bahkan mendapat dua approval, dari saya dan Chef Willgoz," ujarnya.
Kedua, inovasi yang berkelanjutan. Denny menilai pelaku usaha tidak boleh berhenti menghadirkan pengalaman baru bagi pelanggan, baik melalui produk maupun aktivitas yang melibatkan komunitas.
Ketiga, membangun sumber daya manusia. Menurutnya, keberhasilan Burger Bangor hingga memiliki ribuan karyawan tidak lepas dari pentingnya membangun budaya kerja yang sehat dan memberi ruang berkembang bagi setiap orang di dalam perusahaan.
*Bangor Fest Jadi Puncak Perayaan*
Puncak ulang tahun ketujuh Burger Bangor akan berlangsung melalui Bangor Fest Vol. 4, festival burger yang diklaim sebagai salah satu festival kuliner terbesar di Indonesia.
Selain menghadirkan beragam tenant makanan dan aktivitas keluarga, acara tersebut juga dimeriahkan berbagai kompetisi, permainan interaktif, hingga hadiah dengan total puluhan juta rupiah.
Pengunjung juga akan disuguhkan penampilan sejumlah musisi ternama, seperti Juicy Luicy, Sal Priadi, Bernadya, Hindia, .Feast, Mahalini, Reality Club, Vierratale, Perunggu, For Revenge x TP, Biru Baru, Feel Koplo, NDX A.K.A, hingga Aldi Taher.
Rangkaian perayaan juga mencakup penyelenggaraan Bangor Run Charity Fun Run Jakarta yang akan diikuti lebih dari 5.000 peserta. Ajang lari sejauh 7 kilometer itu sekaligus menjadi upaya Burger Bangor mencetak Rekor MURI sebagai perusahaan burger lokal pertama yang menyelenggarakan ajang lari berskala publik.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Denny Sumargo berharap perjalanan tujuh tahun Burger Bangor menjadi awal bagi pertumbuhan yang lebih besar di masa mendatang.
"Kami ingin terus menjadi brand lokal yang dekat dengan masyarakat. Tujuh tahun ini bukan garis akhir, tetapi langkah untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas," tutup Denny.
Sebagai informasi tambahan, tiket Bangor Fest Vol. 4 masih bisa kamu beli melalui Goers. Untuk informasi lainnya, Sobat Bangor bisa temukan di Instagram @bangorfest atau @burgerbangor.
Kategori : News
Editor : AHS




Posting Komentar