Hubungan Prabowo - Jokowi Tidak Akan Pecah Meski Menhut Raja Juli Diproses KPK

MEDAN, suarapembaharuan.com - Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) memastikan hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mengalami perpecahan meski Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bakal dipanggil untuk menjalani peneriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemberian amplop dari Bupati Kuansing.


Gandi Parapat.

Koordinator PMPHI Wilayah Sumut, Gandi Parapat mengatakan, Prabowo Subianto tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan tegas terkait penerimaan dan pengembalian amplop dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Langkah ini diambil Prabowo untuk menjaga hubungan baik dengan mantan Presiden Jokowi, yang berperan besar dalam memenangkan dirinya saat pemilihan presiden (Pilpres) 2024 lalu.


"Bapak Presiden Prabowo Subianto ini sepertinya tidak mau didikte. Dia lebih menjaga hubungan baik dengan siapa saja, termasuk bersama Jokowi maupun mantan presiden lainnya. Namun, Prabowo juga tidak mau mengintervensi lembaga antikorupsi soal Menhut Raja Juli Antoni. Tentunya Prabowo tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Bisa dilihat perkembangan penanganan kasus ini ke depannya," ujar Gandi.


Gandi mengungkapkan, Prabowo tidak mau memprioritaskan persoalan hukum yang menyeret menteri maupun wakil menteri di dalam kabinetnya tersebut. Sebaliknya, Prabowo tetap fokus dalam mengutamakan kepentingan rakyat. Termasuk tetap menjalankan program makanan bergizi gratis dan koperasi desa merah putih (KDMP), yang banyak kritikan, pertentangan meski banyak menguras anggaran negara. Prabowo bersikeras bahwa program itu demi kepentingan rakyatnya 


"Seperti kita lihat sendiri dalam kasus ijazah mantan Presiden Jokowi, yang disebut Roy Suryo dan dr Tifa diduga palsu tersebut. Dalam kasus ini, Presiden Prabowo membiarkan aparat penegak hukum untuk bekerja profesional, termasuk saat proses persidangan di pengadilan. Prabowo percaya bahwa hakim akan mengambil keputusan yang benar dan berkeadilan. Prabowo melakukan ini demi kepentingan rakyat agar tidak gaduh," ungkapnya.


Gandi memastikan bahwa hubungan Prabowo dengan Jokowi tidak akan pernah memudar. Meski menjelang pilpres pada 2029 mendatang, Prabowo juga dipastikan akan mendapatkan dukungan Jokowi untuk memimpin lagi. Apalagi, Jokowi sudah memberikan dukungan pasangan Prabowo - Gibran untuk periode selanjutnya. Tentunya, ada deal - deal politik dalam menyatukan dua kekuatan besar tersebut. Apalagi, Partai PSI dipastikan tetap berada di depan mendukung pasangan tersebut.


Kategori : News


Editor.     : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama