KUANTAN SINGINGI, suarapembaharuan.com – Program pengabdian kepada masyarakat skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan, Ruang Lingkup Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD), kembali dilaksanakan untuk tahun ketiga (2026) dengan judul “Pengembangan Produk & Pemasaran UMKM Kerupuk Sagu Berbasis E-Commerce di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
![]() |
| Caption: Penyerahan Barang Barang Alat Produksi Kerupuk Sagu kepada UMKM |
Program ini diketuai oleh Dr. Made Devi Wedayanti, S.AP., M.SI dari Program Studi Administrasi Publik Universitas Islam Riau (UIR), bersama tiga anggota tim, yaitu Assoc. Prof. Apri Siswanto, S.Kom., M.Kom., Ph.D (Prodi Teknik Informatika UIR), Assoc. Prof. Dr. Hj. Eva Sundari, S.E., M.M. (Prodi Manajemen UIR), dan Assoc. Prof. Yeni Kusumawaty, S.TP., M.M., Ph.D (Prodi Agribisnis Universitas Riau). Tim ini juga melibatkan tujuh mahasiswa UIR yaitu Uchita, Ivan, Miftah, Aldo, Gael, Ayu dan Mila, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek) ini menyasar dua UMKM binaan, yaitu UMKM Kerupuk Sagu Uwit di Desa Jaya dan UMKM Kerupuk Sagu Sina di Desa Pulau Baru. Tahun ketiga ini dirancang sebagai fase konsolidasi dan hilirisasi setelah dua tahun sebelumnya berfokus pada penguatan mesin produksi, pengeringan otomatis, dan inovasi kemasan bermerek.
![]() |
| Ket: Bapak Assoc. Prof. Apri Siswanto, S.Kom., M.Kom., Ph.D memberikan Pelatihan pembukuan digital sederhana, perencanaan produksi dan pengelolaan persediaan dan digitalisasi SOP dan dokumen Usaha. |
Pada tanggal 25 Juni 2026, Tim PM-UPUD melaksanakan kegiatan penyerahan alat-alat dan kemasan produksi kepada kedua UMKM, meliputi penggantian kanca/panci stainless yang telah retak, perbaikan jemuran, lemari penyimpanan produk, mesin sealer plastik otomatis, serta kemasan plastik bermerek berstandar ritel untuk produk kerupuk sagu mentah. Rangkaian kegiatan pada hari yang sama juga diisi dengan pelatihan standar pengolahan dan pengemasan kerupuk sagu mentah, pelatihan pembukuan digital dan pengelolaan arus kas, serta pelatihan pemasaran digital dan e-commerce bagi kedua mitra.
Selanjutnya, pada tanggal 19 hingga 23 Agustus 2026, Tim PM-UPUD memberikan pendampingan promosi produk kerupuk sagu sebagai buah tangan/oleh-oleh khas Kuantan Singingi pada rangkaian event Pacu Jalur Kuantan Singingi 2026. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi, sekaligus menjadi ajang untuk memperluas jangkauan pasar dan mengenalkan produk kedua UMKM kepada wisatawan dan pengunjung event.
Sebagai bagian dari perluasan akses pasar, Tim PKM juga mendampingi kedua UMKM untuk memasarkan produk kerupuk sagu mentah ke sejumlah toko oleh-oleh di Kota Pekanbaru, sehingga jangkauan pasar mitra tidak lagi terbatas pada wilayah kecamatan, melainkan meluas hingga skala regional. Melalui rangkaian intervensi ini, ditargetkan terjadi peningkatan kapasitas produksi, daya simpan produk, serta volume dan nilai penjualan minimal 10% dibandingkan tahun kedua.
Ketua Tim, Dr. Made Devi Wedayanti, S.AP., M.SI, menyampaikan bahwa program tahun ketiga ini diharapkan menjadi titik konsolidasi yang mengantarkan kedua UMKM menuju kemandirian usaha setelah pendampingan tiga tahun berakhir. “Kami berharap seluruh sarana, sistem manajemen, dan jaringan pemasaran yang telah dibangun dapat terus dijalankan secara mandiri oleh mitra, sehingga manfaat program ini benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.
![]() |
| caption: Ibu Dr. Made Devi Wedayanti, S.AP., M.SI mendampingi UMKM Kerupuk Sagu dalam kegiatan promosi di Event Internasional Pacu Jalur Kab. Kuantan Singingi |
Tim pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas kepercayaan dan dukungan pendanaan yang diberikan selama tiga tahun pelaksanaan program PM-UPUD ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Universitas Islam Riau, Universitas Riau, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi, Pemerintah Desa Jaya, dan Pemerintah Desa Pulau Baru atas kolaborasi dan dukungan yang terus terjalin sejak tahun pertama hingga tahun ketiga pelaksanaan program.
Dengan berlanjutnya program hingga tahun ketiga ini, UMKM Kerupuk Sagu Uwit dan UMKM Kerupuk Sagu Sina diharapkan mampu tumbuh menjadi unit usaha pangan lokal berbasis sagu yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
Kategori : News
Editor : ARS




Posting Komentar