Secara Resmi Undang Abdul Mu’ti Buka Rakernas di Tarutung
JAKARTA, suarapembaharuan.com - Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia memperkuat sinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Hal itu mengemuka dalam pertemuan jajaran MPK Indonesia dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Ketua Umum MPK Indonesia Handi Irawan D. hadir didampingi Sekretaris Umum MPK Indonesia Jopie J.A. Rory. Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara–Aceh R.E. Nainggolan, Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius T. P. Hutabarat Msi, dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr Deni Lumbantoruan MEng sebagai Ketua Pelaksana Rakernas ke V MPK di Indonesia yang akan berlangsung pada tanggal 15-18 Oktober 2026 di Tarutung.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara MPK Indonesia dan pemerintah, khususnya dalam pengembangan pendidikan.
Salah satu agenda yang disampaikan MPK Indonesia adalah undangan kepada Menteri Abdul Mu’ti untuk membuka sekaligus menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V MPK Indonesia yang akan digelar di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, pada 15 Oktober 2026.
Rakernas tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi bagi MPK Indonesia dalam merumuskan langkah-langkah strategis pengembangan pendidikan Kristen sekaligus memperkuat kontribusi lembaga pendidikan Kristen terhadap pembangunan pendidikan nasional.
Selain menghadiri Rakernas, Menteri Abdul Mu’ti juga diundang untuk mengunjungi sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara yang telah berhasil direvitalisasi dgn bantuan dari kemendikdasmen.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung hasil revitalisasi sekolah sebagai contoh konkret kolaborasi dalam meningkatkan kualitas sarana dan layanan pendidikan.
Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara dalam pertemuan itu juga memperlihatkan adanya upaya membangun kolaborasi lintas pihak dalam pengembangan pendidikan di daerah selain daripada memperkenal kan Tapanuli Utara sebagai pusat pendidikan, awal penyebaran Agama Kristen dan juga kecintaan masyarakat terhadap pendidikan.
MPK Indonesia berharap komunikasi dan kerja sama dengan Kemendikdasmen dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pendidikan, termasuk yang dijalankan sekolah-sekolah Kristen, dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Kerja sama tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi kolaborasi konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kapasitas sekolah, serta membuka ruang bagi lembaga pendidikan Kristen untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan nasional yang berkualitas.
Kategori : News
Editor : ARS






Posting Komentar