BEKASI, suarapembaharuan.com – Perumda Tirta Bhagasasi sedang menyusun Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM). Dengan RPAM diharapkan dapat memetakan segala risiko yang berkaitan dengan pengolahan air minum serta dapat memitigasi penangannya.
![]() |
| Tenaga ahli dari Universitas Bakrie memberikan pengarahan penyusunan dokumen RPAM di kantor pusat Perumda Tirta Bhagasasi, Cikarang Pusat, Kamis (20/8/2026). (Ist) |
“Dalam waktu dekat, kami bentuk tim untuk penyusunan dokumen RPAM,” kata Plt Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi, Lilie Subali, dalam keterangannya pada Minggu (23/8/2026).
Dia mengatakan, telah mengundang tenaga ahli untuk memaparkan hal-hal yang berkaitan dengan penyusunan dokumen RPAM. Saat ini, Perumda Tirta Bhagasasi telah mendapat gambaran terkait penyusunan RPAM tersebut. Nantinya, tim akan menindaklanjuti untuk menyusun dokumen RPAM.
Perumda Tirta Bhagasasi mengundang tenaga ahli dari Universitas Bakrie, Diki Surya Irawan.
Menurut Diki, dokumen RPAM akan menjadi salah satu syarat mengajukan bantuan finansial dari pemerintah pusat. Dokumen RPAM juga akan menjadi salah satu indikator yang diperiksa saat dilakukannya penilaian kinerja perusahaan air minum.
“Jadi, RPAM bukan dokumen biasa. Semua perusahaan air minum harus memilikinya. Tentunya, bukan dokumen abal-abal yang sekadar ada,” imbuhnya. (MAN)
Kategori : News
Editor : ARS

Posting Komentar