Tim Dosen UIR Melaksanakan Hibah PKM di Panti Asuhan Walidah Aisyiyah Kota Pekanbaru

PEKANBARU, suarapembaharuan.com - Dosen Program Studi Magister Ilmu Administrasi Pascasarjana dan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Islam Riau (UIR) penerima Dana Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini merupakan program yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat pada tahun anggaran 2026. 


FOTO BERSAMA : Tim PKM Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Pasca Sarjana dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Islam Riau (UIR) Bersama Mitra, Anak Panti, melakukan serah terima Bantuan yang diberikan di Panti Asuhan Walidah Aisyiyah, Kota Pekanbaru.

Panti Asuhan Walidah Aisyiyah merupakan salah satu panti asuhan khusus putri di Kota Pekanbaru yang berdiri sejak 6 Oktober 2016. Panti ini beralamat di Jalan Soekarno-Hatta, Perumahan Sidomulyo, Jalan Merak 4 Ujung, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai. Panti tersebut diketuai oleh Ibu Zulhelmi, S.Pd.I., dan saat ini memiliki 21 anak asuh yang terdiri atas 3 anak usia balita dan 18 anak usia remaja yang menempuh pendidikan pada jenjang SMP dan SMK. Para anak asuh tinggal dan mendapatkan pendampingan bersama ibu pengasuh, yaitu Ibu Elvi Susilawati.


Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh Tim Hibah PKM UIR yang diketuai oleh Dr. Eka Komalasari, S.Sos., M.Si., dengan anggota Dr. Raden Imam Al Hafis, S.Sos., M.AP. dan Raihana, S.H., M.A., serta melibatkan mahasiswa Maia Aisyah dan Mira Yunita. Program ini mengusung tema “Pemberdayaan Panti Asuhan Walidah Aisyiyah melalui Penguatan Keamanan Berbasis Teknologi dan Pelatihan Life Skill Menjahit untuk Mewujudkan Kemandirian Anak Panti Asuhan.”


Permasalahan yang diidentifikasi berdasarkan hasil observasi lapangan ke panti asuhan dan wawancara bersama pengurus Panti Asuhan Walidah Aisyiyah Kota Pekanbaru, terdapat dua aspek utama permasalahan yang menjadi prioritas untuk segera diberikan solusi melalui Program Kemitraan Masyarakat, yaitu lemahnya sistem keamanan lingkungan panti yang masih bersifat konvensional serta minimnya pembekalan keterampilan vokasional yang dapat mendukung kemandirian dan pengembangan potensi ekonomi anak asuh.


FOTO BERSAMA : Tim PKM Bersama Mitra, Anak Panti, menggunakan pakaian hasil jahitan anak-anak panti asuhan setelah diberikan pelatihan.

Ketua Tim PKM UIR, Dr. Eka Komalasari, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa program ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu penguatan keamanan berbasis teknologi dan peningkatan keterampilan vokasional anak asuh.


“Program Kemitraan Masyarakat ini berfokus pada penguatan sistem keamanan berbasis teknologi melalui pemasangan CCTV pada tujuh titik strategis yang didukung oleh satu unit monitor sebagai pusat pemantauan. Selain itu, kami juga memberikan pembekalan keterampilan menjahit secara bertahap dan terstruktur, mulai dari pengenalan dan pengoperasian mesin jahit dan mesin obras, pelatihan menjahit tingkat dasar hingga tingkat menengah,” jelasnya.


Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan pelatihan, Tim PKM UIR juga memberikan bantuan sarana produksi berupa tiga unit mesin jahit, satu unit mesin obras, serta berbagai peralatan dan bahan pendukung kegiatan menjahit. Pelatihan diarahkan pada keterampilan praktis yang dapat menghasilkan produk bernilai ekonomi, seperti pembuatan rok dan tunik.


FOTO BERSAMA : Tim PKM Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Pasca Sarjana dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Islam Riau (UIR) Bersama Mitra, Anak Panti, mahasiswi dan narasumber, di Panti Asuhan Walidah Aisyiyah.

Selain keterampilan menjahit, program ini juga dilengkapi dengan pelatihan kewirausahaan dasar. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan motivasi, kreativitas, keberanian berusaha, serta pemahaman dasar mengenai pengelolaan usaha. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh tidak hanya berhenti pada kemampuan produksi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mendukung kemandirian ekonomi anak asuh.


Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi Panti Asuhan Walidah Aisyiyah, baik melalui peningkatan keamanan lingkungan maupun penguatan keterampilan dan jiwa kewirausahaan anak asuh. Keberadaan fasilitas CCTV juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan panti yang lebih aman dan kondusif bagi proses pembinaan dan pembelajaran.


Ketua Pengurus Panti Asuhan Walidah Aisyiyah, Ibu Zulhelmi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Universitas Islam Riau, khususnya Tim PKM UIR, atas dukungan yang diberikan melalui bantuan sarana dan prasarana serta pelatihan bagi anak-anak panti.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemdiktisaintek dan Universitas Islam Riau melalui Tim Dosen PKM yang telah memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di Panti Asuhan Walidah Aisyiyah. Bantuan fasilitas dan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak panti, terutama dalam meningkatkan keterampilan menjahit, membangun jiwa kewirausahaan, serta memperkuat sistem keamanan melalui pemasangan CCTV,” ungkapnya.


Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan motivasi anak-anak panti untuk mengembangkan keterampilan, membangun kemandirian, dan memiliki semangat kewirausahaan. Selain itu, dukungan terhadap lingkungan panti yang aman dan kondusif diharapkan turut menunjang proses pendidikan, pembinaan, serta peningkatan kualitas hafalan dan pemahaman Al-Qur’an anak-anak Panti Asuhan Walidah Aisyiyah.


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama