Harmoni Kebhinekaan: Munas VIII PSMTI Menuju Indonesia Emas 2045, Resmi dibuka KSP RI Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, Jumat (4/9/2026) malam.



Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, tokoh nasional, serta lebih dari 700 peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan dewan, pengurus pusat, hingga para ketua pengurus daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.


Dalam sambutannya, Dudung menyoroti peran masyarakat Tionghoa Indonesia yang merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah bangsa. Sejak berdiri pada 28 September 1998, PSMTI dinilai terus menunjukkan komitmen nyata dalam pembangunan nasional.



Dengan jaringan yang tersebar di 37 provinsi dan 320 daerah, Dudung optimistis PSMTI memiliki potensi besar untuk menjadi akselerator sekaligus mitra strategis pemerintah. Potensi ini dinilai sangat sejalan dengan tema Munas VIII, yaitu "Perteguh Harmoni Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas 2045".


*Rumah Besar Menjaga Toleransi*


Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta, menyampaikan bahwa Munas VIII menjadi momentum krusial untuk memperkuat komunikasi antara pengurus pusat dan daerah, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan organisasi.




"PSMTI hadir sebagai rumah besar yang senantiasa menjaga toleransi, merawat kebhinekaan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional. 


Munas VIII ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja serta menyerap masukan konstruktif dari seluruh pengurus dan anggota di daerah," ujar Wilianto.


Sementara itu, Ketua Panitia Munas VIII PSMTI, Peng Suyoto, menjelaskan tiga agenda mendasar dalam pelaksanaan musyawarah kali ini, dimana agenda Munas VIII PSMTI bertujuan untuk Mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan perjalanan organisasi selama periode sebelumnya, menetapkan arah kebijakan serta garis besar haluan organisasi ke depan serta Memilih Ketua Umum Pengurus Pusat PSMTI yang baru dengan semangat kekeluargaan, musyawarah, dan mufakat.


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama