Oleh : Dr dr Wienaldy MKM
Praktisi Kesehatan Medan
Ketika mendengar penyakit kronis, kita biasanya langsung memikirkan organ yang bermasalah. Penyakit jantung berarti masalah pada jantung dan pembuluh darah. Diabetes berkaitan dengan gula darah. Kanker dikaitkan dengan pertumbuhan sel abnormal.
![]() |
| Ist |
Namun tubuh manusia tidak bekerja sebagai kumpulan organ yang berdiri sendiri. Ada satu sistem penting yang ikut berinteraksi dengan hampir seluruh tubuh: sistem imun.
Sistem Imun Bukan Hanya Melawan Infeksi
Kita sering menganggap sistem imun hanya bertugas melawan virus dan bakteri. Padahal, perannya jauh lebih luas.
Sistem imun ikut berperan dalam proses peradangan, perbaikan jaringan, pengawasan terhadap sel abnormal, dan menjaga keseimbangan tubuh.
Pada berbagai penyakit kronis, proses peradangan yang berlangsung lama atau inflamasi kronis juga dapat menjadi bagian dari perjalanan penyakit. Karena itu, memahami penyakit kronis tidak cukup hanya dengan melihat organ yang sakit.
Kita juga perlu memahami bagaimana tubuh merespons penyakit tersebut.
Mengenal "Guru" Sistem Imun
Di dalam sistem imun terdapat satu jenis sel yang sangat menarik, yaitu sel dendritik.
Secara sederhana, sel dendritik dapat kita bayangkan sebagai "guru" bagi sistem imun.
Sel ini membantu menangkap dan mengenali materi tertentu, kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada sel imun lainnya, terutama sel T. Dengan cara inilah respons imun dapat diarahkan secara lebih spesifik.
Kemampuan tersebut membuat sel dendritik menjadi salah satu bidang yang banyak dipelajari dalam perkembangan imunoterapi.
Ketika Sistem Imun Menjadi Bagian dari Strategi Terapi
Perkembangan ilmu kedokteran kini tidak hanya mencari cara untuk menyerang penyakit secara langsung. Para ilmuwan juga mempelajari bagaimana sistem imun dapat diarahkan atau dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi terapi.
Pendekatan inilah yang dikenal sebagai imunoterapi.
Di Indonesia, masyarakat juga mulai mengenal pendekatan berbasis sel dendritik melalui Imunoterapi Nusantara yang merupakan buah karya putra bangsa Prof.DR.dr.Terawan Agus Putranto,Sp.Rad (K )
Kategori : News
Editor : ARS
Sumber : Kompasiana.com

Posting Komentar