JAKARTA, suarapembaharuan.com - Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Ikhlas Hendri Putra, seorang Petugas Penyuluh Lapangan PT JAPFA Comfeed Indonesia yang bertugas di Pelalawan, Riau. Ikhlas sukses meraih gelar Master Nasional dalam ajang Kejuaraan Nasional Catur 2026 yang dihelat di Serang, Banten, pada 23 hingga 28 Oktober 2026.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Ikhlas keluar sebagai juara pertama dalam seleksi Kejurnas JAPFA 2026 dan mendapatkan fasilitas wild card dari PB Percasi. Ia tampil di ajang nasional bersama dua rekan kerjanya yakni Agus Setiawan dari JAPFA Comfeed Lampung dan Wicarso dari JAPFA Breeding Hatchery Cipunagara, Subang.
VP-Head of Social Investment PT JAPFA Comfeed Indonesia R. Artsanti Alif menyampaikan rasa syukur atas hasil yang dicapai Ikhlas Hendri Putra. Artsanti menegaskan bahwa prestasi ini menunjukkan komitmen, disiplin, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab profesional.
"Keberhasilan Ikhlas diharapkan menjadi inspirasi bagi karyawan JAPFA lainnya untuk terus mengembangkan minat dan kemampuan, serta memperkuat komitmen JAPFA dalam mendukung perkembangan olahraga catur di Indonesia," kata Artsanti menyampaikan pernyataan penuh apresiasi.
Selain itu, Artsanti juga berharap gelar Master Nasional tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para pecatur binaan JAPFA for Kids yang selalu dibina secara maksimal baik melalui gizi, pelatihan, dan kompetisi.
Kejurnas Catur 2026 sendiri diikuti oleh 967 peserta dari 34 provinsi di Indonesia. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan usia dini, JAPFA turut mengirimkan enam atlet muda binaan program JAPFA for Kids yang sebelumnya telah digembleng melalui program JAPFA Chess Camp selama satu setengah bulan.
Keenam atlet muda tersebut meliputi Taufik Defasya Eda dari Gorontalo, Ivander Manitik dari Manado, Hizkia Alexander dari Cirebon, Rahis Bitnansyah dari Tulungagung, Nicolas Ray dari Pinrang, dan Evander Louis Liu dari Bintan. Meskipun belum berhasil meraih podium di kelas masing-masing, keikutsertaan dalam ajang bergengsi ini memberikan pengalaman berharga untuk memperkuat mental bertanding para atlet junior.
Perjalanan Ikhlas menuju gelar Master Nasional tidak dilalui dengan mudah. Sepanjang sembilan babak pertandingan, ia harus menghadapi lawan-lawan tangguh bergelar Master Nasional, FIDE Master, hingga Master Internasional.
Ikhlas sempat mengawali turnamen dengan kekalahan dari FIDE Master Arif Rahman asal Banten sebelum bermain remis melawan Jogi Frizysius dari Lampung. Pada babak ketiga, ia sukses mengalahkan rekan sesama karyawan JAPFA yaitu Agus Setiawan.
Kemenangan demi kemenangan terus diraih Ikhlas saat menghadapi Muhammad Said dari Sulawesi Selatan, Jajang Nurjaman dari Jawa Barat, Arief Rahman dari Kalimantan Barat, serta FIDE Master Muhammad Kamalsyah dari Kalimantan Barat. Ia juga sempat bermain remis melawan Master Nasional Ferdiansyah dari Lampung sebelum harus mengakui keunggulan Master Internasional Aditya Bagus dari DKI Jakarta pada babak kesempilan.
Perjuangan panjang tersebut menghasilkan total enam poin yang cukup untuk mengantarkannya meraih gelar Master Nasional. Pencapaian istimewa ini menempatkan Ikhlas Hendri Putra sebagai karyawan JAPFA keempat yang sukses menyandang gelar master catur, sekaligus mempertegas rekam jejak positif korporasi dalam melahirkan atlet-atlet catur berprestasi di kancah nasional.
Kategori : News
Editor : AHS




Posting Komentar