Polisi Gagalkan Perdagangan Bayi di Sumut

MEDAN- Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengagalkan penjualan bayi berusia 14 hari di Medan, Sumatera Utara, Senin, (15/2/2021).


Ilustrasi


Berdasarkan informasi yang diperoleh, lokasi penjualan bayi tersebut di Komplek Asia Mega Mas, Medan.


Kasubdit Renakta Dit Reskrimum Polda Sumut AKBP Simon P Sinulingga didampingi Kanit TPPO Subdit Renakta Kompol Bayu P Samara membenarkannya.


"Iya benar ada, tapi kasusnya masih didalami. Sabar ya," katanya bersamaan.



Lebih lanjut, Simon menjelaskan kasus ini berawal dari adanya informasi dugaan tindak pidana penjualan anak. Polisi pun langsung melakukan pengintaian dan melakukan penyamaran sebagai pembeli. 


"Dan ternyata benar. Jadi petugas yang sudah full baket, langsung menyamar dan pelaku pun ditangkap," ungkapnya.


Dari pemeriksaan, pelaku berinisial A SIA (42), warga jalan Pukat VII, Bantan Timur, Medan Tembung. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan. Sedangkan penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.10 Wib. Pelaku disangkakan melanggar pasal 76 F Junto 83 uu No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.


"Kita mau lihat alasan pelaku dan jaringannya. Makanya masih didalami," ujar Simon.


Selain bayi, petugas kepolisian juga menyita uang 3 juta rupiah dari tangan pelaku. 


"Saat ini pelaku sudah di Polda jalani pemeriksaan," tutupnya.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama