Antisipasi Pemudik, Dirlantas PMJ: Jalur Tikus Dijaga 24 jam

JAKARTA, suarapembaharuan.com – Direktorat Lalu Lintas  Polda Metro Jaya (PMJ) memastikan jalur tikus yang menjadi kawasan terfavorit dilintasi masyarakat untuk menghindari polisi saat melakukan mudik menjelang lebaran akan diawasi selama 24 jam.


Istimewa

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya masih memetakan jalur tikus yang kerap digunakan sebagai pintu keluar Jadetabek bagi pemudik saat menjelang Idulfitri mendatang.


“Nanti di jalur tikus ada posnya. Semua yang lewat kita periksa. Kalau dia tidak punya SIKM kita putar balik. Kami jaga selama 14 hari, 24 jam. Tidak akan ada yang bisa lolos,” ungkap Sambodo melalui keterangan tertulis, Minggu (18/4/2021).


Menurutnya, Jembatan Sipohn Cibeet kerap digunakan warga untuk curi start mudik dan menghindar dari penjagaan petugas di pos check point.


“Ini adalah salah satu titik dari 14 titik penyekatan. Kenapa? Karena Jembatan Cibeet ini merupakan salah satu jalur tikus untuk menuju Karawang dan setelah Karawang bisa ke Jabar dan Jateng,” tuturnya.


Ia menjelaskan, pengecekan jalur tikus hari ini digunakan pihaknya untuk mematangkan teknis penyekatan. 


Dia menyebutkan, khusus di Jembatan Cibeet sendiri biasa digunakan oleh pengendara motor dan travel gelap yang curi start mudik.


“Titik penyekatan yang kedua ini biasanya digunakan untuk jalur tikus baik travel gelap maupun para pemudik sepeda motor,” ujarnya.


Ia mengatakan, kini ada 31 titik perbatasan Jakarta dan daerah penyangga yang akan disekat. Titik penyekatan dilakukan di jalan tol, jalan arteri dan beberapa jalan perbatasan yang kerap digunakan sebagai jalur tikus.


“14 titik penyekatan lainnya ada di Cikupa, ada di Bitung, ada di Gerbang Tol di Bitungnya. Ada 14 titik sudah kita tetapkan,” tukasnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama