-->
  • Jelajahi

    Copyright © Suara Pembaharuan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Densus 88 Tangkap Penjual Senjata ke Wanita Penyerang Mabes Polri

    4/04/21, 10:10 WIB Last Updated 2021-04-04T03:10:02Z
    Monetize your website traffic with yX Media
    Monetize your website traffic with yX Media

    JAKARTA, suarapembaharuan.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil meringkus penjual senjata kepada Zakiah Aini (25), terduga teroris wanita yang menyerang Mabes Polri.


    Istimewa

    Berdasarkan informasi yang diperoleh SP, Minggu (4/4/2021), penjual senjata kepada Zakiah Aini itu ditangkap dari kawasan di Banda Aceh, berinisial MK alias IH. Zakiah Aini membeli senjata itu melalui online.


    Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Iya, benar sudah ditangkap," ujar Argo Yuwono. Penjual senjata itu diboyong ke Mabes Polri.


    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, wanita terduga teroris yang menyerang Mabes Polri, Zakiah Aini (ZA), merupakan simpatisan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)


    "Memang benar bahwa ZA (25) tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur. Berdasarkan face recognation, itu sesuai,” kata Kapolri kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021) lalu.


    Kapolri Listyo menyebutkan ZA masuk melalui pintu belakang Mabes Polri. Wanita ini sempat melewati pos penjagaan. Sebelum masuk, dia menanyakan petugas atas keberadaan kantor pos yang ada di Mabes Polri.


    “Oleh anggota ditunjukan, namun kemudian yang bersangkutan kembali melakukan penyerangan yang ada di pos jaga,” tandas Kapolri.


    Adapun ZA, merupakan lone wolf yang memiliki ideologi ISIS. Hal ini terbukti dari hasil profiling di media sosialnya didapati tulisan-tulisan yang terkait dengan perjuangan jihad. Bahkan, sebelum melancarkan aksi penyerangan, ZA memposting di akun Instagram bendera ISIS.


    “Yang bersangkutan ini adalah tersangka pelaku lone wolf yang berideologi ISIS. Yang dibuktikan postingan yang bersangkutan di media sosial, yang bersangkutan memiliki akun IG yang baru dibuat 21 jam yang lalu. Dimana di dalamnya ada bendera ISIS,” ungkap Kapolri.


    Pelaku juga diketahui merupakan mahasiswa salah satu universitas swasta, namun Drop Out pada semester lima perkuliahan. Saat melakukan penggeledahan di kediamannya, Densus menemukan sepucuk surat wasiat yang ditujukan kepada orang tua pelaku.


    “Ditemukan di rumahnya surat wasiat, dan ada kata-kata di WAG keluarga, kalau yang bersangkutan akan pamit,” beber Kapolri.


    Atas kejadian ini, Kapolri meminta agar jajarannya tetap memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat namun meningkatkan pengamanan di seluruh tingkatan.


    “Tingkatkan keamanan di markas komando maupun yg bertugas di lapangan,”pungkas Kapolri.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini