Gypsy King Bakal Tampil Lebih Beringas Melawan Bronze Bomber - Suara Pembaharuan

Breaking

Home Top Ad




Post Top Ad




12 Jun 2021

Gypsy King Bakal Tampil Lebih Beringas Melawan Bronze Bomber

MIAMI, suarapembaharuan.com - Setelah digagalkan dalam pertarungan unifikasi melawan Anthony Joshua, Tyson Fury sepertinya bakal melampiaskan kekesalannya saat melawan Deontay Wilder, pada Juli 2021 mendatang.


Istimewa

Untuk menghadapi pertarungan ketiga kali nanti, Tyson Fury sebagai pemegang sabuk tinju kelas berat WBC tersebut, tidak mau gegabah. Bahkan, sang Gypsy King ini pun sudah melakukan latihan dengan cara yang lebih keras.


“Saya baru saja berada kamp pelatihan Tyson Fury di Miami. Dia benar - benar dalam kondisi prima dalam menghadapi Wilder. Kamp pelatihan Tyson Fury sangat tidak manusiawi dan begitu mengerikan,” kata Dmitry Salita.


Dmitry Salita merupakan petinju kelas berat yang dijadikan Gypsy King menjadi rekan latih tanding (sparring). Petinju kelahiran Ukraina itu sangat dikenal karena memiliki pukulan yang mematikan. Tyson Fury sengaja memilih Dmitry Salita.


Salita mengungkapkan, kamp latihan Tyson Fury dengan suhu yang sangat panas, sekitar 100 derajat fahrenheit atau sekitar 37 derajat celcius. Tyson dipastikan sengaja melakukan itu demi meningkatkan ketahanan tubuh melalui suasana mengerikan itu.


Istimewa

“Berlatih selama 15 ronde. Baru beberapa ronde, saya merasa ring benar-benar sangat panas. Langit-langit memanas, lantai memanas. Mirip sauna. Itu sangat mengerikan dan menakutkan. Dia benar - benar sangat prima,” kata Dmitry Salita.


Sekadar informasi, petinju 32 tahun, Tyson Fury pertama kali menghadapi Deontay Wilder untuk perebutan sabuk kelas berat WBC di Los Angeles pada tahun 2018. Pertarungan itu berakhir seri. Kedua petinju kembali naik ring di MGM Grand Garden Arena pada 2020.


Dalam pertarungan kedua itu, Tyson Fury berhasil mengalahkan Wilder (Bronze Bomber). Dalam kontrak pertarungan, terdapat klausul untuk menggelar duel ketiga (trilogi). Menurut Tyson, trilogi itu sudah kadaluarsa. Namun dia tetap melawan Wilder setelah mendapat perintah dari pengadilan arbitrase.

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here