Iklan

Politik

Kapolda Jateng Bakal Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Massal di Kudus

06/06/2021, Juni 06, 2021 WIB Last Updated 2021-06-06T06:37:11Z

KUDUS, suarapembaharuan.com - Polda Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan 8 unit watercannon untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di Kabupaten Kudus. Penyemprotan ini untuk membantu pemerintah kabupaten setempat dalam mempercepat penanganan Covid-19.


Istimewa

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, selama tiga hari sekali, pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai wilayah Kabupaten Kudus.


“Masa inkubasi selama tiga hari. Setiap tiga hari sekali kami akan membanjiri Kudus dengan disinfektan,” ujar Kapolda Ahmad Luthfi.


Secara teknis, lanjut kapolda, pihaknya meminta Babinsa dan Babinkamtibmas di sembilan kecamatan menyiapkan panel data orang yang terpapar di wilayah tersebut. Termasuk pelaksanaan testing, tracing, dan treatment untuk yang terpapar Covid-19. PPKM mikro juga akan dievaluasi tiga hari sekali.


“Kami meminta agar Babinsa dan Babinkamtibmas punya data siapa yang terpapar, dan memonitor pasien yang isolasi mandiri,” katanya.


Ditambahkan, pihaknya juga memfokuskan di enam desa zona merah yang melaksanakan pembatasan maksimal. Kapolda meminta kepala desa bersinergi dengan TNI dan Polri untuk mengontrol pasien isolasi mandiri setiap tiga hari sekali. Dalam pemantauan pasien, pihaknya juga meminta kepala desa memaksimalkan program Jogo Tonggo seperti memberikan bantuan sembako kepada pasien.


“Kasus Covid-19 di Kudus tak bisa melandai kalau dikerjakan sendiri-sendiri. Ini adalah tanggung jawab bersama. Mari kita maksimalkan bekerja selama dua hingga tiga minggu untuk menekan kasus Covid-19,” pungkasnya.


Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menyampaikan, masyarakat Kabupaten Kudus adalah masyarakat yang patuh pada pemimpin dan tokoh masyarakat. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar para tokoh masyarakat dan pemuka agama ikut serta mengedukasi pelaksanan protokol kesehatan. Pasalnya, saat ini pencegahan yang paling tepat adalah melaksanakan 3M.


“Kami mohon agar tokoh agama dan tokoh masyarakat memberikan contoh dan berpartisipasi aktif laksanakan protokol kesehatan. Masyarakat Kudus itu selalu melihat pemimpinnya. Jangan sampai pemimpin mengajari tak pakai masker. Masker itu obat untuk saat ini, agar tak terpapar Covid-19,” paparnya.


Disampaikan, edukasi kepada masyarakat juga akan digalakkan oleh jajaran TNI dan Polri. Pamflet dan sosialisasi langsung kepada masyarakat terus dilakukan agar lebih disiplin. Masyarakat diajak disiplin untuk bersatu menekan angka kasus Covid-19 di Kudus.


“Kami akan terus memberikan edukasi dan penerangan kepada masyarakat, kalau Covid-19 nyata dan telah menelan banyak korban jiwa. Mari bersatu padu laksanakan protokol kesehatan dan menurunkan angka Covid-19,” jelasnya.


Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi dan siap bersinergi menindaklanjuti arahan dari provinsi. Hartopo yakin, dengan adanya upaya maksimal tersebut, kasus Covid-19 di Kudus segera turun.


“Kami akan bersinergi penuh bersama Pangdam dan Kapolda Jateng. Kami yakin, upaya maksimal ini nanti akan membuahkan hasil, yakni Kudus pulih dan angka Covid-19 menurun,” paparnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini