Iklan

Politik

Mantan Panglima LPI Ikut Bantu Napoleon Aniaya Muhammad Kece

23/09/2021, September 23, 2021 WIB Last Updated 2021-09-23T13:34:50Z

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa tersangka penista agama di rumah tahanan (Rutan) Polri, Muhamad Kosman alias Muhammad Kece, tidak hanya dilakukan oleh Irjen Pol Napoleon Bonaparte.


Istimewa

Penganiayaan yang menimpa Muhammad Kece juga melibatkan eks Panglima Laskar Pembela Islam (LPI), yang juga pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Maman Suryadi dan dua napi lainnya merupakan tahanan kasus pidana umum.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, bahwa pihaknya berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tahanan tersebut secara menyeluruh.


"Berdasarkan rekaman CCTV, mereka melakukan aksi itu pada tengah malam selama satu jam. Napoleon disebut masuk kamar Muhammad Kace pukul 00.30 WIB," ujar Brigjen Rusdi Hartono, Kamis (23/9/2021).


Brigjen Rusdi mengungkapkan, Napoleon bisa melakukan hal tersebut karena meminta petugas tahanan untuk mengganti gembok yang ada. Menurut polisi, petugas manut terhadap perintah karena Napoleon masih menganggap dirinya sebagai pimpinan di Korps Bhayangkara.


Seperti diketahui, Napoleon Bonaparte merupakan mantan Kadiv Hubinter Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal atau bintang dua. Perwira tinggi ini terjerumus kasus dugaan penerimaan suap terkait penghapusan red notice buronan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.


Reporter : Ricardo

Editor      : AHS




Komentar

Tampilkan

Terkini