Sejumlah Harga Kebutuhan Naik Jelang Nataru, Rombongan PUD Turun ke Pasar

MEDAN, suarapembaharuan.com - Direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Petisah Medan.


Ist

Peninjauan yang dipimpin Dirut PUD Suwarno untuk memastikan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan natal, 25 Desember 1021 dan tahun baru (Nataru) 2022.


Dalam peninjauan itu, Suwarno didampingi Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, Kepala Cabang II Budi F Putra, dan Kepala Pasar Petisah II Basyiruddin.


Rombongan petinggi PUD Pasar Medan ini langsung berinteraksi dengan kalangan pedagang. Dalam tanya jawab masalah harga kebutuhan pokok, pedagang mengungkapkan masalah harga kebutuhan. 


Berdasarkan perbincangan tersebut, ditemukan kenaikan sejumlah harga kebutuhan. 


Misalnya, harga cabai caplak dari Rp45 ribu menjadi Rp60 ribu, cabai rawit dari Rp32 ribu menjadi Rp42 ribu dan ikan teri dari Rp150 ribu menjadi Rp190 ribu. Harga ayam masih stabil. 


Ismail, salah seorang tukang daging berharap tidak ada kenaikan harga mendekati nataru. Bila terjadi kenaikan, lanjutnya, mereka akan kesulitan berjualan. 


Dirut PUD Pasar Suwarno menginstruksikan kepala pasar untuk melakukan pemantauan harga bahan pokok. Selain itu, pihaknya menunggu langkah-langkah dan keputusan dari Pemko Medan agar tidak terjadi penimbunan yang mengakibatkan naiknya harga bahan pokok. 


Usai meninjau harga bahan pokok, Dirut bersama rombongan mengecek kebersihan di seputaran Pasar Petisah. Seperti diketahui, kebersihan merupakan salah satu program prioritas dari Wali Kota Medan Bobby Nasution. 


Dari peninjauan ini, didapati tumpukan sampah di beberapa sudut areal pasar. Terlihat pula talang air dan drainase yang perlu dilakukan pembenahan. Untuk itulah, sambungnya, PUD Pasar akan berkordinasi dengan PT Gunung Karya Kencana Sentosa (GKKS), selaku pemegang kontrak pengelola Pasar Petisah Tahap II hingga tahun 2024.


"Kami akan berkordinasi dengan pihak PT GKKS untuk persoalan ini. Sebab seperti arahan Pak Wali, pasar tradisional di Medan harus bersih, asri, dan nyaman. Karena itulah kita butuh kolaborasi, membangun kepedulian, supaya Pasar Petisah yang merupakan salah satu ikon di Medan, ramai lagi didatangi pengunjung," pungkas Dirut. 


Kategori : News

Editor     : AHS



Lebih baru Lebih lama