Ini Kata Warga Dairi Seteleh dapat Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi

DAIRI, suarapembaharuan.com - Hari kedua di Provinsi Sumatera Utara, Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kabupaten Dairi. Presiden tiba di lapangan Sudirman Sidikalang dengan mengendari mobil rantis sekitar Jam 14.00 WIB. 




Turun dari kendaraan berplat Indonesia itu, Joko Widodo langsung menyapa warga yang sudah menunggu. Warga yang melihat Joko Widodo turun dari kendaraan sontak melambaikan tangan membalas sapa.


Di Lapangan Sudirman Sidikalang, Presiden Joko Widodo menyerahkan 600 sertifikat tanah secara simbolis kepada 200 orang masyarakat pemilik. Dokumen Sertifikat ini dikatakan sangat penting bagi setiap warga, sebagai pegangan tanda kepastian hukum dengan harapan konflik lahan bisa dikurangi.


"Kalau ada sengketa, bapak pegang ini sudah tenang. Ada orang datang, bapak ibu sudah ada buktinya, hluasnya ada, nama pemiliknya ada, sudah rampung," kata Jokowi, Kamis (4/2/2022)


Jokowi berpesan kepada warga untuk menyimpan sertifikat tanah itu dengan baik dan bisa dibuat salinan untuk berjaga-jaga apabila hilang.


Langkah percepatan penyertifikasian kepada masyarakat terus di lakukan, yang semula hanya 500 ribu per tahun, kini bisa mencapai hingga delapan juta per tahun. Menteri Negara Agraria dan Tata Ruang (Meneg ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI Sofyan Djalil melaporkan bahwa 


Di Sumatera Utara ada 6.640.000 bidang tanah, dimana yang sudah bersertipikat hingga saat ini sebanyak 4.118.000 bidang. David Sigalingging warga Desa Palipi bangga dan berterima kasih, karena dengan program Jokowi ia bisa memiliki sertifikat Rumahnya.


"Tanah rumahku sekarang sudah bersertifikat," tungkas David Sigalingging.


Usai memnyerahkan sertifikat Tanah, Presiden Jokowi menuju pusat Pasar Sidikalang membagikan bantuan langsung tunai kepada para pedagang. 


Lebih baru Lebih lama