Warga Keracunan Gas, Edy Rahmayadi Hentikan Operasional PT SMGP

MEDAN, suarapembaharuan.com – Kasus keracunan warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berbuntut panjang.



Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, secara tegas menghentikan sementara kegiatan operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP).


“Jadi operasional perusahaan dihentikan, itu diminta oleh saya selaku gubernur. Telah dibuat tim untuk mengetahui apa persoalannya sampai rakyat ini mengalami keracunan,” kata Edy Rahnayadi.


Mantan Pangkostrad ini menjelaskan, dari paparan PT SMGP bahwa tidak ada tanda H2S atau asam sulfida yang diduga menjadi penyebab warga keracunan.


“Kan dia H2SO atau asam sulfat, tetapi dari hasil paparan perusahaan kemarin tidak ada tanda-tanda dari asam sulfat, berarti ada yang salah,” ujarnya.


Edy pun meminta kepada perusahaan untuk menemukan penyebab warga yang keracunan dan berharap agar kejadian ini tidak terulang untuk ketiga kalinya.


“Itulah, makanya dibentuk tim harus tahu dan sampai itu ditemukan, jangan sampai terjadi tiga kali, makanya dia harus bisa pastikan itu kenapa,” ungkapnya.


Edy tidak mau berandai tentang penyebab keracunan warga itu. Secara tegas, ia akan menindak kalau peristiwa itu dikarenakan human error.


“Kalau itu memang, human error harus kita tindak, tapi kalau itu tuntutan perusahaan, perusahaan yang harus mengalami seperti itu, bila perlu kita win-win solution, kita relokasi desa itu. Harus ada kepastian. Tak boleh main-main, nyawa orang ini,” pungkasnya.


Kategori : News

Editor     : AHS



Lebih baru Lebih lama