Demi Memperluas Jangkauan Fintech Lending, Restock.id Gandeng 4 BPR

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending, yaitu Restock.id (PT Cerita Teknologi Indonesia) akan memperluas jangkauan fintech lending yang berbasis inventory financing dan kecepatan teknologi, dengan tujuan untuk menolong para UKM bisa bergerak maju dan terus berkembang.


Foto : Penandatangan Kerja Sama Restock.id dengan 4 BPR. Restock.id diwakili oleh CEO Tiar N. Karbala & CRO M. Audi Vialdo. (Ist)

Dukungan pendanaan kepada para pelaku UKM tidak hanya mengandalkan bantuan dari pendana ritel, tapi juga pendana institusi. Hal ini disebabkan bertambah banyaknya UKM yang harus dilayani, dan permintaan jumlah pendanaan yang terus meningkat.


Untuk itu, Restock.id menjalin kerja sama dengan pendana institusi, yaitu Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Kerja sama ini berbentuk loan channeling yaitu penyaluran kredit BPR kepada peminjam dilakukan melalui platform fintech lending.


"Penandatanganan kerja sama ini sangat baik karena memperkuat jangkauan Restock.id dan BPR dalam memberikan modal kerja bagi UKM retail yang tidak memiliki akses pembiayaan. BPR memiliki kekuatan dalam pemahaman industri UKM dan Restock.id melengkapinya dengan kemampuan di sisi teknologi," ujar CEO Restock.ID Tiar N. Karbala melalui keterangannya Rabu (6/4/2022).


Adapun BPR yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan Restock.id adalah BPR Rama Ganda, BPR Naribi, BPR Hariarta Sedana dan BPR Ciledug Dana Semesta.


Selama hampir 4 tahun sejak berdiri, Restock.id menurutnya telah menghasilkan solusi bagi UKM yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan usahanya, mulai dari untuk pembiayaan produksi barang dengan collateral stock atau inventory (inventory financing, aset produk atau inventori usaha dijadikan sebagai jaminan untuk mendapatkan pembiayaan dari pemberi dana), hingga membantu pergudangan/warehousing beserta dengan sistem fulfillment-nya.


Di Indonesia, Restock jadi P2P lending pertama yang memudahkan pembiayaan UKM dengan menggunakan aset dan inventori usaha untuk dijadikan jaminan pembiayaan.


Selain perusahaan fashion retail, brand lokal yang juga menjalani kerja sama dengan Restock.id adalah perusahaan dari bidang healthcare (masker, hand sanitizer) yang diproduksi secara massal, dan juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan consumer goods (barang kebutuhan sehari-hari).


“Kami akan terus membuka peluang yang luas dan mengajak lembaga jasa keuangan lainnya untuk menjalin kerja sama pembiayaan dengan Restock.id, yang memiliki customer base yang unik di bidang fashion retail dan fast moving consumer good, dan bersama-sama menyukseskan local brand movement,” pungkas Tiar.


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama