Pemberdayaan Masyarakat Berbasis EKonomi Digital Kerakyatan

JAKARTA, suarapembaharuan.com – Perkembangan pesat teknologi digital di seluruh dunia membawa banyak negara, termasuk Indonesia. Percepatan digital ini makin bisa dirasakan diberbagai aspek kehidupan manusia, terutama pada sektor usaha. 


Ist

Perkembangan ekonomi digital memungkinkan munculnya model-model bisnis baru yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience) karena kegiatannya yang makin efisien dan responsif terhadap kebutuhan pasar. 


Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat besar dari perkembangan teknologi digital, digitalisasi diprediksi akan membawa dampak dengan nilai yang besar bagi masyarakat Indonesia. 


Potensi besar tersebut membawa tantangan yang semakin besar bagi pemerintah, dimana salah satu dampak yang terjadi adalah perubahan sosial yang semakin komplek, mulai dari perubahan pola pikir sampai dengan gaya hidup akibat terjadinya perubahan model bisnis di berbagai sektor.


Menyikapi hal tersebut, maka  Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo bekerjasama dengan DPR, menggelar webinar Ngobrol Bareng Leglislator yang bertajuk “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Belajar Sekolah”. 


Webinar yang dilaksanakan pada Selasa, 19 April 2022 ini diikuti oleh ratusan peserta dari Kabupaten Pandeglang melalui Zoom Virtual, dengan narasumber dari berbagai bidang keahlian dan profesi yaitu, Rizki Aulia Rahman Natakusumah selaku Komisi 1 DPR RI, Semuel A Pengerapan selaku Dirjen Aplikasi Informatika, dan Doni Hermawan selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Pandeglang.


Rizki Aulia Rahman Natakusumah menyampaikan, untuk saatnya kita menghadapi tantangan digitalisasi yang ada di Kabupaten Pandeglang.


“Oleh karena itu perlu adanya kerjsama dan kolaborasi antara pemerintah, dan masyarakat dalan pemberdayaan masyarakat dengan digitalisasi, langkah awal yang perlu kita bangun adalah pemerataan jaringan internet, karena di Kabupaten Pandeglang masih sulit dalam akses internet,” ujarnya di Jakarta, Selasa (19/4/2022).

 

Semuel A. Pangarepan mengatakan kehadiran teknologi digital sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat, kian mempertegas bahwa kita sedang dalam era percepatan transformasi digital. Peningkatan literasi digital pada masyarakat adalah pekerjaan besar.


"Oleh karena itu kami tidak dapat bekerja sendiri, diperlukan kolaborasi yang baik agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital,” ucap dia. 


Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis digital perlu digalakkan, karena pasar digital bisa menggerakan perekonomian masyarakat, mensejahterakan serta meningkatkan penghasilan masyarakat.


“Dalam hal ekonomi digital masyarakat, maka peran Badan Permusyawaratan Desa sangat penting dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, juga memiliki tugas dan fungsi yang strategis bagi kelancaran kegiatan pelaksanaan pembangunan desa apalagi berkaitan dengan kondisi masyarakat,” pungkasnya.


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama