Hari Donor Darah Sedunia, Karyawan Asian Agri Lakukan Aksi Kemanusiaan

PEKANBARU, suarapembaharuan.com –  Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Dunia, karyawan/ti Asian Agri melaksanakan donor darah masal dengan melibatkan seluruh karyawan/ti perusahaan yang bertugas di Sumut, Riau dan Jambi.


Ist

“Dalam rangka turut memperingati Hari Donor Darah Dunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni, maka  karyawan/ti perusahaan melakukan aksi kemanusiaan dengan melakukan  donor darah serentak di 3 provinsi. Aksi kepedulian karyawan/ti ini didukung penuh oleh perusahaan dengan memfasilitasi dan menggandeng Palang Merah Indonesia di unit-unit kebun Asian Agri yang tersebar di Sumut, Riau dan Jambi,” ujar Putu Grhyate Yonata Aksa, Manager Sustainability Operation & CSR Asian Agri.


 "Adapun aksi kemanusiaan ini dilakukan dari tanggal 2 -11 Juni 2022 ini,  diikuti oleh  339 orang, dengan jumlah kantong darah sebanyak 219 kantong.  Harapan kami, kiranya aksi  kemanusiaan ini bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat yang sedang berjuang untuk kesembuhannya,” imbuh Putu saat memberikan keterangan persnya. 


Adapun unit bisnis Asian Agri yang melaksanakan kegiatan donor darah adalah PT Gunung Melayu, PT Supra Matra Abadi di Provinsi Sumut; PT Inti Indosawit Subur, dan PT Mitra Unggul Pusaka  di Provinsi Riau; dan PT Dasa Anugrah Sejati di Provinsi Jambi. 


Group Manager PT Inti Indosawit Subur Kebun Ukui, Gatot Sibuea saat melakukan aksi kemanusaiaan donor darah di Kebun Buatan menyatakan bahwa karyawan/ti antusias  menyumbangkan darahnya.


"Donor darah ini merupakan misi sosial dan kemanusiaan perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Seluruh staf  antusias dan tergerak untuk mengikuti kegiatan donor darah ini. Harapan kami, kiranya darah yang kami sumbangkan bisa membantu sesama dan dapat memenuhi  ketersediaan darah di PMI,” ujar Gatot  saat pelaksanaan donor darah di Buatan pada 11 Juni 2022.


Sementara itu, dr. Opyanda Eka Mitra selaku Kepala PMI Kabupaten Pelalawan mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh Asian Agri, yang berperan dalam aksi sosial dan kemanusiaan dengan donor darah,  menjelang Hari Donor Darah Internasional yang jatuh setiap tanggal 14 Juni.


"Ada tiga perusahaan Asian Agri di  Pelalawan yang melakukan aksi donor darah. Ini saja sudah cukup untuk memenuhi target dan stok darah selama satu minggu ke depan, yaitu 50 kantong. Untuk Pelalawan terkumpul kurang lebih 120 kantong," bebernya melalui selular phonenya.


Ia berpesan, melakukan donor darah secara rutin yaitu 3 bulan sekali, maka akan dapat meningkatkan kesehatan, karena sel darah akan berganti dan tumbuh sel darah yang baru lagi.


Ist

"Kami harapkan teruslah lakukan donor darah secara teratur karena akan sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan darah untuk mereka yabg membutuhkan, “jelasnya.


Stok darah yang sudah terkumpul akan di distribusikan oleh PMI ke rumah sakit di wilayah Kabupaten Pelalawan dan juga di distribusikan  ke lain kabupaten jika dibutuhkan.


Suroso (54), peserta donor mengaku, sudah lakukan donor darah secara rutin, bahkan mungkin sekarang ini sudah yang ke 10 kali.


"Saat pertama mendonor saya merasa terpaksa, tapi setelah dijalani ternyata donor darah ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sekaligus juga kegiatan ini lebih mulia karena membantu sesama manusia," ucapnya.


Ia mengajak masyarakat, untuk melakukan donor darah selain bermanfaat untuk kesehatan, dengan mendonor kita membantu sesama yang membutuhkan. 


Tentang Asian Agri

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Hingga kini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan lebih dari 20.000 orang.


Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.


Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra untuk meningkatkan produktivitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, sekaligus mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca.


Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). 


Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Seluruh unit bisnis dalam naungan Asian Agri telah memperoleh sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).


Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. 


Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama