Pemain Debutan Berpeluang Ciptakan Prestasi

SURABAYA, suarapembaharuan.com - Dua pemain debutan pada ajang kompetisi junior Intercollegiate Golf Series Seri 2 berpeluang menorehkan prestasi. 


Foto : Atlet golf Elaine Widjaja memperkukuh posisinya di puncak klasemen setelah pada putaran kedua kompetisi junior IGS Seri 2 menorehkan skor 4-under 68. [CGF]

Jonathan Xavier Hartono dan Elaine Widjaja, yang sama-sama melakoni debutnya pada ajang yang diprakarsai oleh Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) dan Persatuan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni), menjaga peluang masing-masing untuk meraih kemenangan.


Elaine menampilkan permainan terbaik di antara para peserta. Pegolf asal Semarang, Jawa Tengah, ini mencatatkan skor 68 atau empat di bawah par, yang sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak klasemen kelompok putri.


Meskipun kembali mengawali permainannya dengan bogey di hole 10 par 4, di Ciputra Golf, Club and Resto Surabaya, pegolf berusia 15 tahun ini tak lagi membuang-buang pukulan. 


Setelah menorehkan birdie di hole keduanya, pegolf yang baru saja meraih gelar amatir internasionalnya di Singapura dua pekan silam ini, meninggalkan para pesaingnya dengan menambah empat birdie lagi di sembilan hole terakhirnya. Dengan permainan yang kian solid, kini ia memuncaki klasemen sementara dengan skor total 139.


”Hari ini saya hanya berusaha bermain golf, menikmati permainan, bertemu banyak teman lama. Permainan putter saya juga lebih baik daripada kemarin. Approach dan long game saya kurang lebih sama, namun karena saya memasukkan lebih banyak putt saya bisa bermain dengan skor yang lebih baik,” jelas dia dalam keterangannya, Kamis (16/6/2022).


”Saya hanya berusaha menanggalkan beban dan bermain untuk belajar sesuatu, bukan untuk memenangkan sesuatu. Kalau bisa mengalahkan permainan dari turnamen sebelumnya, kalau bisa mencapai target tersebut sudah cukup bagus untuk perkembangan jangka panjang,” tambahnya.


Sempat menempel Elaine dengan selisih dua pukulan, Sania Talita Wahyudi harus puas menorehkan skor 80 pada putaran kedua tadi. Salah satu atlet yang mengusung bendera CGF ini kini berbagi tempat di peringkat ketiga dengan juara bertahan Bianca Naomi Amina Laksono (75). Keduanya sama-sama mengoleksi skor 153. Tempat kedua kini ditempati oleh atlet CGF lainnya, Fausta Bianda, yang menorehkan skor 152.


Dari kelompok putra, dua pemain dengan posisi teratas pada hari pertama, Jonathan dan Nathan Christoper Widjaja harus sama-sama mencatatkan skor 73 atau satu di atas par. Keduanya sama-sama membukukan empat birdie, namun mendapat lima bogey.


Jonathan sempat mencatatkan tiga birdie berturut-turut dari hole 18, 1, dan 2 setelah double bogey di hole 15 untuk menorehkan skor satu di bawah par. Akan tetapi, ia justru mencatatkan tiga bogey berturut-turut dari hole 4. Beruntung ia sukses menambah birdie lagi di hole 9 untuk mempertahankan keunggulan dua pukulan dari Nathan, yang merupakan pegolf tuan rumah.


”Menurut saya hari ini memang bukan hari terbaik, sejumlah aspek permainan saya benar-benar tidak berjalan dengan baik hari ini, semuanya hanya rata-rata dan saya agak sedikit ceroboh,” tutur Jonathan, yang juga merupakan salah satu atlet inti CGF ini. 


”Saya pikir hal yang paling jelas ialah putting saya. Saya bisa bilang kalau 70% dari putting saya di jarak 2-5 meter, jarak yang biasanya mudah saya mainkan, banyak meleset. Saya akan membaca jalur putt dengan lebih baik besok dan akan mengatasi kesalahan sembrono yang saya lakukan,” ungkap dia.


Dari Divisi B kelompok putra, pegolf tuan rumah lainnya, Jordan Indra Marcello, memimpin dengan skor total 158, unggul satu pukulan atas pegolf Denpasar Kenneth Henson Sutianto. Sedangkan Divisi B dari kelompok putri kini dipimpin oleh pegolf tuan rumah Phoebe Gani dengan skor total 186, dua pukulan lebih baik dari pegolf asal DKI Jakarta, Freya Julia Daviana Simarmata.


Selain turnamen bagi para pegolf junior ini, IGS Seri 2 juga akan menghadirkan kompetisi bagi para alumni dan mahasiswa-mahasiswi.

pada hari Minggu (19/6) ini. Sejauh ini sebanyak 13 Perguruan Tinggi Negeri sudah memastikan ikut meramaikan kompetisi ini.


Sejak diluncurkan pada bulan November 2021, IGS Seri 2 ini turut menandakan keberlanjutan komitmen CGF dan Himpuni untuk memberikan jalur prestasi bagi para pegolf junior berprestasi. Dengan demikian, para pegolf ini bisa memiliki opsi pendidikan tingkat

tinggi yang berkualitas di dalam negeri.


Selain oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember, IGS Seri 2 juga turut digelar oleh Ikatan Alumni Universitas Brawijaya dan Ikatan Alumni Universitas Airlangga. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga menjadi pendukung kuat dari terselenggaranya Seri 2 ini.


Kategori : News

Editor     : AHS


Lebih baru Lebih lama