Sukmawati Soekarnoputri dan Tengku Zanzabella Bertemu, Bahas Apa ?

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Kedua tokoh nasional hindu yakni putri ketiga Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Garda Militan Nusantara (GMN), Tengku Zanzabella bertemu sambil makan siang. Keduanya berdiskusi membahas persatuan dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Foto : Kedua tokoh nasional hindu, Ketua Umum Garda Militan Nusantara (GMN), Tengku Zanzabella (kiri) bersama putri ketiga Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri (kanan).  


"Kami memang sengaja bertemu berdiskusi menyangkut Dharmika agar menjadi orang-orang yang mampu mengamalkan Tri Kaya Parisudha atau berpikir, berkata, dan berbuat yang baik dalam kehidupan sehari-hari," katanya kepada wartawan di sebuah resto Jakarta pada Selasa (18/4/2023).


Selain itu, diakui juga membahas isu-isu perempuan yang aktual terjadi di Tanah Air, seperti mendorong agar berani menyuarakan keadilan akan hak-haknya, emansipasi, dan juga masalah kolaborasi untuk aksi sosial dan budaya.


Sukmawati secara pribadi mengakui bahwa sebagai yang lebih senior atau “sepuh” secara usia dan kaya pengalaman bangga bisa berkenalan dan bertukar pikiran dengan Bella, sapaan akrab Tengku Zanzabella yang sudah dianggap sebagai anaknya juga.


“Bella adalah aset negeri ini. Dia begitu militan dan sedari lama saya memantau dirinya dari berbagai macam platform media sosial, wawasan politik dan aktivitas seni dan pergerakan kebudayaannya patut mendapat dukungan kita semua,” ungkap ibu dari GPH Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, GRA Putri Agung Suniwati, dan Muhammad Putra Perwira ini.


Sementara Tengku Zanzabella mengatakan bahwa ia yang sepatutnya berterima kasih kepada Sukmawati Soekarnoputri yang sudah sudi untuk menyempatkan waktunya mendengarkan serta bertukar pendapat dengan generasi muda nusantara yang mencintai tradisi dan mendambakan kejayaan nusantara ini.


"Jejak dan keberanian Sukmawati Soekarnoputri turut memberikan energi besar dan api semangat agar saya dan segenap pengurus DPP dan DPW GMN mampu berkontribusi nyata dan menjadi solusi di masyarakat," kata Bella yang didampingi Sekjen GMN, Raguwan Singh Sandhu. 


“Iya, secara pengalaman hidup yang Ibu jalani sebagai putri dari seorang Bapak Proklamator dan menghadapi rezim yang berbeda, serta berani menyuarakan isi hatinya walau banyak dikecam banyak orang dan tetap teguh ini yang membuat saya semakin kuat semangatnya untuk membawa GMN menjadi pelita nyata untuk masyarakat Indonesia,” tegasnya. 


Sukmawati Soekarnoputri yang sekarang banyak tinggal di Bali dan sudah menjalani prosesi sudhi wadani atau masuk ke agama Hindu ini banyak juga karya-karya seni budaya dan intelektualnya seperti dalam buah karya literasi berjudul Creeping Coup D'Tat Mayjen Suharto, lalu beberapa puisi dan jejak-jejak di bidang politik negeri ini dengan menahkodai parpol berhaluan Marhaen, ajaran warisan dan kebanggaan dari sang ayahanda Soekarno (Bung Karno).


Ketua Umum GMN, Tengku Zanzabella berjanji selepas dari perjalanan luar kotanya ini akan segera menghadap Sukmawati Soekarnoputri kembali dan lekas memberikan program dan gagasan riil agar lekas kolaborasi dan dukungan moril dari salah satu keluarga Proklamator ini lekas terwujud, dimana muaranya ialah mempertahankan jatidiri nusantara dan tegaknya Pancasila dan keadilan di masyarakat.


Kategori : News


Editor     : AHS



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama