Berpihak Pada Dangdut, Ganjar-Mahfud: UUD Mengharuskan untuk Itu!

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai calon presiden dan wakil presiden berkesemopatan langung mencoba panggung Dangdut Academy.



Usai mencoba tampil, mereka sampaikan komitmennya untuk majukan industri musik khususnys dangdut. 


Menurut Mahfud MD, tidak ada lagi alasan untuk tidak membuat dangdut mendunia. Terlebih lagi dangdut merupakan akulturasi dan berbagai negara seperti Melayu dan Arab.



Bahkan sbagai ahli tata hukum negara, Mahfud MD menytakan jika perintah tersebut tah tertuang dam Undang Undang Dasar negara kita. 


“Itu biar berkembang sendiri dimasyarakat, musisi ya, kita akan mendorong aja, semua ya kreativitas dibidang masyarakat tapi kita dukung karna tuh di undang-undang dasar disebut pemerintah harus memajukan kebudayaan nasional"



"Kebudayaan nasional itu bisa yang asli dari daerah-daerah bida yang asli namanya kan budaya alkulturasi, musik juga begitu ya makanya saya sebut musik asli dangdut indonesia itu aslinya melayu bercampur india bercampur arab jadi dangdut seperti sekarang yaa dianoan pak rhoma iramalah sebelum itu kan melayu sendiri, india sendiri, arab sendiri dengan kastanya sendiri lalu dangdut bercampur ketiganya bagus itu,” ungkapnya. 



Ganjar Praowo juga bahkan mengeluarkan pernyatwan sekaligus janji jika terlpilih sebagai presiden nanti, ia dan Mahfud MD akan berfokus pada pembagian royalti yang kemudian menjadi tonggak ekonomi musisi Indonesia. 


“Mungkin bukan dangdut kali ya untuk senimanya dan musiknya dan para seniman budayawan sudah bertemu saya sudah bertemu kami berdua bicara soal royaltinya, bicara soal mengembangkanya bagaimana talenta ini bisa betul betul tumbuh berkembang dalam ekosistem yang sangat bagus itu yang kemarin mereka sampaikan termasuk satu ini jargonya penegakan hukum karna masalah hak cipta karna pencurian hak cipta itu gabiasa,” tutup Ganjar.


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama