Rencana Pembangunan di Kabupaten Bekasi Setahun ke Depan

BEKASI, suarapembaharuan.com – Setelah jabatan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi diperpanjang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dani Ramdan menjabarkan rencana pembangunan di Kabupaten Bekasi selama satu tahun ke depan.


Foto:  Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan (depan) menghadiri Rapat Paripurna LKPJ 2023 di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi pada Senin (27/5/2024). (Ist)

Dani menjelaskan, rencana pembangunan yang masuk skala prioritas mulai dari permasalahan pengangguran, perbaikan infrastruktur, mendongkrak sumber pembiayaan pembangunan daerah hingga pengangkatan tenaga honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).


“Pemkab Bekasi masih fokus penuntasan masalah pengangguran dan infrastruktur,” kata Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Selasa (28/5/2024).


Dia mengakui, tantangan dihadapi tidaklah ringan. Mengingat, banyak pabrik yang sudah melakukan peralihan teknologi sehingga peluang angkatan kerja disalurkan ke pabrik-pabrik, semakin terbatas. Kondisi ini disiasati dengan pengembangan di sektor UMKM untuk menyerap tenaga kerja di Kabupaten Bekasi.


Pemkab Bekasi juga akan mengembangkan di sektor kewirausahaan dengan menyiapkan mobil layanan khusus untuk dijadikan wadah pelatihan keliling. Dengan mobil layanan khusus ini, masyarakat dapat mengikuti pelatihan seperti tata rias, teknik las, cukur rambut atau barista dan sebagainya. 


Dengan begitu, masyarakat tak perlu lagi mendatangi balai latihan kerja (BLK) untuk mengasah keterampilannya sebelum terjun ke dunia kerja.


Tahun ini, Pemkab Bekasi juga akan menuntaskan perbaikan infrastruktur di Jalan Inspeksi Kalimalang. Lalu, secara bertahap dilaksanakan pembangunan trotoar, median jalan serta pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU). 


Dalam hal mendongkrak sumber dana pembiayaan pembangunan, Pemkab Bekasi bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk memaksimalkan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). Dia mengungkap, masih banyak wajib pajak yang belum melunasi PBB seperti pengusaha restoran, pengusaha “catering” dan sebagainya sehingga potensi pendapatan asli daerah (PAD) ini dapat dioptimalkan. (MAN)


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama